Berita

joko widodo/net

Andi Arief: Jokowi Kantongi Mandat Pengusaha

SABTU, 15 MARET 2014 | 01:31 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kalangan di Istana Negara menyambut pencalonan Joko Widodo alias Jokowi sebagai calon presiden dari PDI Perjuangan dengan kritik tajam terkait mekanisme pencalonan yang dinilai janggal dan dapat berbahaya bagi demokrasi.

Staf Khusus Presiden, Andi Arief, mencurigai keputusan Megawati Soekarnoputri mencalonkan Jokowi didasarkan pada tekanan kelompok pengusaha yang sejak beberapa waktu belakangan ini disebut-sebut mengitari Jokowi dan mengintip celah yang mungkin ada untuk masuk ke lingkaran terdalam Megawati.

"Bahaya terbesar yang mengancam demokrasi sudah diingatkan oleh berbagai teori politik. Demokrasi adalah sistem politik terbaik dari yang terburuk," ujar Andi Arief membuka penjelasannya.


"Namun sebaik-baiknya demokrasi dia memiliki ancaman terhadap rakyat biasa jika partai politik memberi mandat politik atas tekanan para pengusaha," sambungnya masih dalam bagian pembuka.

Andi Arief mempertanyakan, apakah mandat yang diberikan Megawati kepada Jokowi itu adalah mandat partai yang kerap mengaku sebagai pembela wong cilik, atau mandat yang lahir dari pertemuan elit PDIP dengan pengusaha.

"Faktanya, pengumunan Jokowi sebagai capres disampaikan setelah Megawati mengumpulkan para pengusaha beberapa 12 jam sebelumnya. Hari ini hadir capres mandatoris pengusaha," demikian Andi Arief. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya