Berita

Politik

Dua Presiden Buruh Bentuk Relawan Sahabat Jokowi

JUMAT, 14 MARET 2014 | 21:14 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea dan Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Mudhofir menjadi inisiator terbentuknya 'Relawan buruh Sahabat Jokowi'. Relawan buruh sahabat Jokowi dibentuk di 28 provinsi.

"Puncak Deklarasi relawan buruh sahabat Jokowi akan digelar di Jakarta," kata Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea di Jakarta (Jumat, 14/3).

Deklarasi dukungan relawan buruh sahabat Jokowi akan dimulai di Jawa Barat, Sumatera Utara,Jawa Timur, Kepulauan Riau, Jawa Tengah, Papua, Banten, Lampung, Banten, Kalimantan Tengah. Kemudian, Kalimantan Barat, Maluku, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, Sumatera Utara,Jambi, Bengkulu, Bali, NTB, NTT, Papua Barat, Maluku Utara dan terakhir di Jakarta.


Andi menyebutkan deklarasi dukungan Jokowi menjadi calon presiden di Papua juga  akan digelar pada dua lokasi yakni Timika dan Jayapura. Relawan buruh tersebut akan menjaring dukungan para pekerja dan keluarganya untuk Jokowi sebagai pemimpin bangsa.

Menurut Andi, dukungan sangat luar biasa dari relawan buruh sahabat Jokowi akan menjaring suara dukungan dari buruh dan keluarganya yang tentu akan mendapatkan suara dukungan sangat signifikan dengan estimasi jutaan suara untuk Jokowi.

"Relawan buruh sahabat Jokowi merupakan kesadaran politik aktivis buruh yang ingin mengusung perubahan yang lebih hebat untuk Indonesia," jelasnya.

Relawan buruh, lanjutnya, merupakan gerakan mandiri dan menghimpun dana solidaritas dari buruh yang bersimpati mendukung Jokowi menjadi presiden 2014-2019. Relawan buruh juga akan menggelar kampanye damai di kawasan basis buruh di seluruh Indonesia akan mengajak kaum buruh mendukung Jokowi pada Pilpres 9 Juli 2014.

"Kita tegas relawan buruh bukan meminta bantuan tapi membantu Jokowi," ujar Mudhofir. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya