Berita

ridwan saidi/net

Politik

JOKOWI CAPRES PDIP

Ridwan Belum Percaya Kalau Bukan Mega Sendiri yang Ngomong

JUMAT, 14 MARET 2014 | 16:35 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Budayawan asal Betawi, Ridwan Saidi, masih tidak percaya dengan kabar Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, diresmikan sebagai capres PDI Perjuangan.

"Dia ngomong capres silakan, tapi sebelum Mega (ketua umum PDIP) yang putuskan ya belum. Itu kan hak prerogatif Mega," kata Ridwan saat ditemui wartawan di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta (Jumat, 14/4).

Dia mengaku baru akan berkomentar mengenai pencapresan Jokowi jika Megawati sudah menyatakan secara terbuka.


"Kalau sudah Mega umumkan, kita omongkan," sambungnya.

Lebih lanjut, pria nyentrik berambut putih panjang itu tidak mau berkomentar panjang. Ia hanya mengatakan bahwa Jokowi belum pantas untuk menjadi presiden.

"Dia tidak patut jadi apa-apa, suruh balik lagi aja ke Pasar Klewer (di Kota Solo)," tandasnya sambil berjalan keluar TIM. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya