Berita

jembatan ampera/net

Nusantara

Kabut Asap Mulai Selimuti Kota Palembang

JUMAT, 14 MARET 2014 | 14:36 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kabut asap pekat mulai menyelimuti Kota Palembang, Sumatera Selatan, sejak dua hari terakhir sehingga jarak pandang menjadi berkurang. Diduga, asap adalah kiriman dari Provinsi Riau yang mengalami bencana besar kebakaran hutan.

Dikutip dari Rakyat Merdeka Online Sumsel, kabut asap pekat ini  mulai terjadi di sekitar wilayah Seberang Ulu, Kota Palembang. Sementara di wilayah Seberang Ilir hanya kabut asap tipis terlihat menutupi sejumlah toko serta gedung perkantoran.

Pantauan di lapangan pada Jumat siang (14/3), kabut asap masih menyelimuti kota. Para pengendara sepeda motor sudah merasakan dampak kabut ini berupa mata perih dan berair serta jarak pandang terganggu.


Syamsul Rizal (35),  salah satu pengendara sepeda motor yang melintas di kawasan Jembatan Ampera,  mengaku sudah melihat kabut asap mulai pukul 06.00 WIB. Menjelang sore, kabut semakin menebal. Jarak pandang pun kian berkurang, menjadi hanya 20 meter.

Hal senada diutarakan Andika Wijaya (30). Warga Kota Palembang ini menuturkan, asap kiriman dari Riau tersebut tak hanya berdampak pada lalu lintas di kota. Aktivitas di perairan Sungai Musi pun terganggu.

"Di sungai juga mulai pekat sejak kemarin. Ketika malam, kabut makin tebal. Sudah dua hari seperti ini," ujarnya. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya