Berita

Jay Carney/net

Dunia

Gedung Putih: Pencarian MAS MH370 Bisa Diperluas ke Samudera Hindia

JUMAT, 14 MARET 2014 | 11:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Gedung Putih menyatakan bahwa area pencarian pesawat Malaysia Airlines (MAS) bernomor penerbangan MH370 bisa diperluas ke Samudera Hindia.

Perluasan area pencarian tersebut didasarkan pada teori baru yang menyebut bahwa pesawat berjenis Boeing 777-200 tersebut mungkin telah berbelok ke arah barat sekitar satu jam setelah lepas landas dari Kuala Lumpur untuk menuju Beijing.

"Ini pemahaman saya bahwa berdasarkan beberapa informasi baru yang belum tentu konklusif, namun informasi baru (menyebutkan) sebuah area pencarian tambahan dapat dibuka di Samudera Hindia," kata juru bicara Gedung Putih, Jay Carney, seperti dilansir Reuters.


Informasi terbaru menyebutkan bahwa MAS MH370 bisa jadi telah terbang selama beberapa jam setelah kehilangan kontak dengan pengandali lalu-lintas udara.  Informasi tersebut disampaikan oleh pejabat senior Amerika Serikat kepada CNN.

Pejabat tersebut menyebutkan bahwa otoritas Malaysia meyakini bahwa mereka memiliki beberapa 'ping' atau tanda dari sistem pelayanan data pesawat yang dikenal dengan istilah ACARS (Aircraft Communications Addressing and Reporting System) yang ditransmisikan ke satelit dalam empat hingga lima jam setelah sinyal terakhir transponder, menunjukkan pesawat terbang ke Samudera Hindia.

Informasi tersebut dikombinasikan dengan data radar yang diketahui dan pengetahuan mengenai bahan bakar pesawat yang diperkirakan mampu mencapai ke wilayah tersebut. Sehingga, jelas pejabat tersebut, ada kemungkinan yang signifikan bahwa pesawat sekarang berada di Samudera Hindia.

Tetapi informasi tersebut belum mendapat konfirmasi resmi.

Selain itu, kantor berita nasional Malaysia Bernama dan media setempat New Straits Times juga belum melansir informasi terkait kemungkinan pencarian diperluas ke Samudera Hindia dan kemungkinan pesawat masih terbang selama beberapa jam setelah kehilangan kontak.

Kedua media Malaysia tersebut hanya melansir informasi bahwa Angkatan Laut Amerika Serikat akan mengirimkan pesawat pengintai maritim P-8A Poseidon ke wilayah operasi untuk membantu misi pencarian MH370 yang hilang sejak Sabtu dini hari pekan lalu. Pesawat P-8A memiliki kecepatan maksimum 490 knots dan dapat menjangkau lebih dari 1.200 mil laut. [ald]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Izin Dicabut, Toba Pulp Bongkar Dokumen Penghargaan dari Menteri Raja Juli

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:08

Prabowo Hadiri Forum Bisnis dan Investasi di Lancaster House

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:04

Bonjowi Desak KIP Hadirkan Jokowi dan Pratikno

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:57

15 Anggota Fraksi PDIP DPR Dirotasi, Siapa Saja?

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:50

Pramugari Florencia 13 Tahun Jadi Bagian Wings Air

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:35

Inggris Setuju Kerja Sama Bangun 1.500 Kapal Ikan untuk Nelayan RI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:31

Bukan Presiden, Perry Warjiyo Akui yang Usul Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:30

Wakil Kepala Daerah Dipinggirkan Setelah Pilkada

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:22

Konflik Agraria di Kawasan Hutan Tak Bisa Diselesaikan Instan

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:20

Krisis Bukan pada Energi, tapi Tata Kelola yang Kreatif

Rabu, 21 Januari 2026 | 16:54

Selengkapnya