Berita

Gatot Nurmantyo

Nusantara

Pangkostrad Pimpin Pipanisasi Dampak Kelud di Malang

JUMAT, 14 MARET 2014 | 10:14 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Panglima Kostrad Letnan Jendral TNI Gatot Nurmantyo mengunjungi kembali Desa Pandansari, Ngantang, Malang setelah sebelumnya melakukan kunjungan dalam rangka Karya Bhakti HUT Kostrad Ke-53. Namun kali ini Gatot datang untuk melakukan peletakan batu pertama program pipanisasi guna membantu proses pengairan di Pandansari Malang.

Kegiatan ini masih termasuk dari rangkaian kegiatan yang dilakukan guna memperingati Hari jadi Kostrad yang ke-53. Pangkostrad memimpin langsung pembangunan pipa air sepanjang 13,5 km dan empat tendon air di Dusun Kutut dan Pait Wonorejo, Desa Pandansari, Kecamatan Ngantang, Rabu lalu (12/3).

Karya bakti itu juga dihadiri Pangdivif 2 Kostrad Mayjen Agus Kriswanto, Danrem 083 Bhaladika Jaya Kolonel Inf Ardiansyah Triono, Dandim 0818 Letkol Ahmad Solichin, Wakil Bupati Ahmad Subhan, dan Direktur Teknik PDAM Sulasmini.


Pangkostrad mengungkapkan, pipanisasi dan pembuatan tandon membutuhkan waktu agak lama sebab lokasi pipanisasi lumayan sulit serta cuaca yang setiap hari hujan. "Untuk pipa, nantinya akan ditanam di bawah tanah supaya lebih aman," ujarnya.

Di dua dusun, itu terdapat 440 keluarga dengan rincian 250 keluarga menghuni Dusun Kutut dan 190 keluarga di Dusun Pait Wonorejo. Pipa air yang terdapat di dua dusun itu rusak, akibat dampak letusan gunung Kelud.

"Karya bakti ini dilakukan karena ada warga yang mengadu membutuhkan air. Pipa yang sebelumnya sudah ada putus, tertimpa material letusan gunung Kelud," terang Letjend Gatot.

Kepala Dusun Kutut, Lamadi mengaku berterima kasih kepada Pangkostrad, yang telah membantu menyelesaikan masalah warga. ”Mudah-mudahan dengan karya bakti ini, masyarakat bisa mendapatkan air bersih seperti sediakala," harap Lamadi.

Desa Pandansari merupakan desa yang terdampak paling parah di antara desa-desa lain di Kecamatan Ngantang akibat letusan gunung Kelud. Selain merusak pipa air, material vukanik gunung Kelud juga merusak ratusan rumah warga. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya