Putri Diana Spencer dari Wales yang biasa disapa Lady Di meninggal dunia 17 tahun lalu. Mantan istri Pangeran Charles disebutkan pernah membocorkan informasi rahasia Istana Buckingham kepada media.
Informasi rahasia itu berupa daftar nomor telepon dan informasi detail lain anggota Kerajaan Inggris.
Demikian disampaikan mantan editor News of the World Clive Goodman dalam sebuah persidangan yang berlangsung di London.
Menurut Goodman, Diana yang berpisah dengan Pangeran Charles sejak tahun 1992 atau 11 tahun setelah pernikahan mereka, ketika memberikan informasi-informasi rahasia itu sedang dalam suasana tertekan dan membutuhkan kawan.
"Dia mengatakan kepada saya dia ingin saya melihat informasi mengenai staf rumah tangga suaminya," ujar Goodman seperti dikutip
CNN dari
Press Asscoiation.
"Dia merasa disingkirkan orang-orang dekat di sekitar keluarga Pangeran Charles. Dia mencari aliansi untuk menyadarkan dia bahwa ada kekuatan yang ingin melawannya," kata Goodman lagi.
"Buku Hijau" yang memuat nomor telepon rahasia kerajaan dan staf mereka tiba di kantor Goodman dalam sebuah paket yang bertuliskan namanya. Kepada pengadilan Goodman juga mengatakan tidak membayar informasi tersebut.
Charles dan Diana bercerai di tahun 1996. Setahun kemudian Diana tewas dalam kecelakaan di Paris. Pacarnya, Dodi Al Fayed dan supir mereka Henri Paul juga tewas dalam kecelakaan itu.
Goodman adalah satu dari tujuh orang yang sedang diperiksa pengadilan dalam kasus penyadapan telepon.
Selain Goodman, yang juga diperiksa pengadilan adalah Rebekah Brooks, mantan kepala eksekutif
News International dan mantan editor
The Sun and News of the World serta Andy Coulson, mantan editor
News of the World yang pernah bekerja untuk Perdana Menteri David Cameron.
Para terperiksa menolak semua dakwaan itu.
[dem]