Berita

Dubes Yusron Yakin Hubungan RI-Jepang Makin Baik dengan Doktrin Fukuda

JUMAT, 14 MARET 2014 | 00:56 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Duta Besar RI untuk Jepang, Yusron Ihza Mahendra, menyambut gembira harapan besar Jepang agar hubungan baik Jakarta-Tokyo terus terjalin dengan baik dan lebih meningkat lagi di masa-masa mendatang.

Meskipun harapan tersebut merupakan beban dan tanggungjawab yang berat, namun bagi Dubes Yusron, dengan diplomasi ala Asia yang digagas almarhum PM Takeo Fukuda, ayahanda mantan PM Yusuo Fukuda, dirinya yakin berbagai urusan akan terlaksana dengan baik.

Dia percaya bahwa Indonesia, Jepang dan negara-negara lain di Asia akan sanggup mencapai kemajuan serta kemakmuran yang lebih besar di masa mendatang atas dasar prinsip saling membantu dan bahu-membahu.


"Bukankah kita mengenal "Diplomasi dari Hati ke Hati" seperti yang digagas dalam Doktrin Fukuda?" ujar Dubes Yusron dalam sambutan pesta penyambutan terhadap dirinya sebagai Dubes RI untuk Jepang di Tokyo (Rabu, 12/3).

"Jika saya boleh ikut memberi makna, maka saya ingin mengatakan diplomasi ala Asia tersebut amat penting," tekan Dubes Yusron dalam pesta penyambutan yang diselenggarakan Japan-Indonesia Association ( Japindo) itu.

Harapan besar Jepang terhadap Indonesia setidaknya disampaikan Ketua Liga Parlemen Jepang-Indonesia, Toshirio Nikai, dan mantan PM Jepang, Yasuo Fukuda. Keduanya menyampaikan hal tersebut dalam acara yang sama. Harapan yang disampaikan antara lain terkait bidang ekonomi dan investasi maupun masalah stabilitas kawasan Asia Timur dan Asia Pasifik secara keseluruhan.

Menurut Dubes Yusron, diplomasi ala Asia adalah diplomasi yang berlandaskan pada prinsip kekayaan hati dan sekaligus juga kekayaan secara ekonomi. Prinsip-prinsip inilah pegangan dalam diplomasi Asia dan harus kita junjung tinggi. Sebab, menurut dia, kaya hati tapi tanpa kekayaan ekonomi akan berarti sebagai kemelaratan. Sementara kaya secara ekonomi tapi tanpa kekayaan hati, akan berarti sebagai keserakahan.

"Dengan prinsip ini saya yakin bahwa hubungan Jepang, Indonesia dan negara-negara Asia yang lain, memang akan semakin baik di masa mendatang," tandas Dubes Yusron.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya