Berita

Semakin Banyak Hoax di Sekitar Jokowi

JUMAT, 14 MARET 2014 | 00:24 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pilpres 2014 digelar tidak lama lagi. Namun PDIP yang diprediksi banyak lembaga riset bakal jadi pemenang Pileg belum juga memberi kepastian siapa calon presiden yang akan diusung.

Kabarnya, nama Jokowi sudah diputuskan dan sudah tersimpan di saku banteng moncong putih. Tinggal diumumkan saja. Beredar kabar pencapresan Jokowi bakal diumumkan di kediaman Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta, malam tadi (Kamis, 13/3). Kabar tersebut makin menguat seiring pemberitaan yang berkembang sejak siang hingga sore kemarin bahwa elit-elit PDIP akan berkumpul di Teuku Umar. Ditambah lagi, Jokowi sendiri dikabarkan ikut merapat.

Benar saja, sekira pukul 16.00 WIB, Jokowi muncul di kediaman Megawati. Kemunculan Jokowi ini membuat prasangka pencapresannya akan diumumkan makin menguat. Apalagi sehari sebelumnya Jokowi bersama Megawati menggelar ziarah ke makam Bung Karno di Blitar, yang bagi sebagian kalangan sebagai upaya keduanya 'memohon restu'.


Sampai malam hari ternyata tidak ada kabar penting yang tersiar dari kediaman Megawati. Sekedar tanda-tanda pun tidak ada. Rumah Megawati tampak sepi. Kabar yang mengemuka hanya pertemuan Megawati bersama Jokowi dihadiri beberapa kader PDIP dan berlangsung sekitar 45 menit.

Beredar kabar lain bahwa pencapresan Jokowi bakal diumumkan di kantor DPP PDIP di Lenteng Agung Jakarta Selatan, bukan di Teuku Umar. Usai pertemuan di Teuku Umar sang ketua umum memang meluncur ke Lenteng Agung, tapi lagi-lagi, isu pengumuman soal pencapresan Jokowi disana dibantah.

Menurut Sekjend PDIP Tjahjo Kumolo, agenda pertemuan memang untuk membicarakan masalah politik, tapi bukan membahas deklarasi pencapresan Jokowi. Pertemuan, kata Tjahjo yang ikut hadir dalam pertemuan, dilakukan dengan sekitar 60 pengusaha.

Jokowi sendiri tidak hadir di Lenteng Agung. Usai bertemu Megawati dia meluncur ke kawasan Kota Tua Jakarta Barat untuk meresmikan Jakarta Art Space and Visitor Center of Jakarta Old Town.

Kapan Jokowi capres PDIP, kalau benar sudah diputuskan, dideklarasikan? Entahlah. Tapi nampaknya ada desakan di internal PDIP agar deklarasi dilakukan saat ini juga dengan kalkulasi bisa mendongkrak perolehan suara PDIP di Pileg. Tapi di sisi lain, nampak ada kekuatan besar yang menahannya. Maklum saja, elektabilitas capres-capres lain tak ada yang bisa menandingi elektabilitas Jokowi, bahkan sekalipun mereka digabung, menurut salah satu lembaga survei, tingkat keterpilihan Jokowi tetap teratas. Maka pilihannya, lebih baik menjegal Jokowi sekarang ketimbang harus bertarung pada pilpres.

Terlepas dari pertarungan dua arus tersebut, yang pasti pemberitaan sepanjang hari kemarin menambah panjang kabar palsu alias hoax di sekitar Jokowi. Bukan tidak mungkin, kabar-kabar hoax ini pada akhirnya akan merugikan PDIP dan Jokowi sendiri.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Kapolri Resmikan Laboratorium Uji Seragam untuk Tingkatkan Perlindungan

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17

MK Tolak Gugatan UU IKN, Ibu Kota RI Tetap Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00

Menhut Gaungkan Pengakuan Hutan Adat di Markas PBB

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Rupiah Babak Belur, BI Kembali Sebut Kebutuhan Dolar Membludak

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49

Laut dan Manusia Harus Saling Menjaga

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39

Bleng-Blengan Sawah Blora, Cara Lama Petani Usir Tikus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28

Peradilan Berjalan, GMNI Tetap Minta Dibentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16

Menkop dan Wakil Panglima Kompak Kawal Operasional Kopdes

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10

Masa Depan Hotel Mewah dan Pariwisata di Indonesia Tourism Xchange 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01

Selengkapnya