Di tengah beragam sorotan berbagai pihak terhadap proses Konvensi
Calon Presiden Partai Demokrat, kandidat Capres RI, Gita Wirjawan dengan
tegas menyatakan, semangat konvensi mulia bagi demokrasi dan bukan
sebuah langkah politik praktis yang bersifat pragmatis dalam mencari
pemimpin bangsa.
"Konvensi benar-benar
dimaksudkan untuk mencari figur pemimpin yang cerdas, tegas, bervisi
dan santun. Ini merupakan terobosan bagi bangsa dan negara dimana kita
merupakan demokrasi terbesar keempat dunia. Atas dasar itu maka saya
memberanikan diri," ujarnya di Jakarta, Kamis (13/3/14).
Lebih
jauh, Gita meyakini hasil konvensi akan beranjak dari semangat untuk
menciptakan pemimpin berkualitas bagi masa depan bangsa."Saya melihat
semangat nasionalisme yang tinggi dengan konvensi ini. Tidak didesain
dalam kepentingan praktis dan pragmatis," kata Gita yakin.
Gita
berharap semangat itu akan membuktikan bahwa proses mencari pemimpin
yang digagas partai demokrat adalah bentuk demokrasi kepemimpinan yang
membawa harapan."Rakyat mengikuti dan mencatat. Oleh karenanya kompetisi
yang sehat wajib dijunjung tinggi agar di mata rakyat, tidak saja
memperlihatkan kompetensi, kapabilitas, rekam jejak tapi etika dan
kesantunan," tandas Gita.Mantan
Menteri Perdagangan itu lantas merujuk pidato politik Ketua Umum Partai
Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di arena "debat bernegara" ke-7
di Bogor waktu lalu, dimana jelas disampaikan visi luhur partai untuk
menghadirkan pemimpin bangsa yang berkualitas, mumpuni dan dicintai
rakyat.Gita sendiri tetap optimis bisa
mengikuti tahapan konvensi dan berharap semua berjalan lancar dan
sesuai harapan."Target saya memenangkan hati rakyat. Itu saja tanpa
perlu manuver kiri kanan apalagi menghalalkan segala cara. Mengalir
saja," imbuhnya mengakhiri.[dem]