Berita

mega-jokowi/net

Politik

Untuk Jadwal Kerja Saja Jokowi Bisa Disetir Partai

KAMIS, 13 MARET 2014 | 13:01 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dinilai telah menyetir Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo. Terlihat dari kebersamaan mereka saat berziarah ke makam Bung Karno di Blitar di jam kerja Jokowi sebagai Gubernur DKI.

Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID), Jajat Nurjaman, mengatakan, sangat disayangkan kalau partai sebesar PDIP harus merusak citranya sendiri dengan mengikutsertakan Gubernur DKI Jakarta (Jokowi) dalam kegiatan yang tidak penting bagi masyarakat.

Menurut Jajat, sikap loyal Jokowi kepada PDIP memang layak diapresiasi sebagai seorang kader. Namun, melihat kapasitasnya sebagai Gubernur, sepertinya Jokowi tidak menunjukkan jiwa seorang pemimpin yang baik. Jokowi sudah mengabaikan tugas utamanya sebagai Gubernur DKI Jakarta.


"Unggul dalam berbagai survei sebagai Capres jangan membuat Jokowi lalai menjalankan tugas pokok dan fungsinya sebagai Gubernur DKI Jakarta. Hingga saat ini belum ada deklarasi resmi dari PDIP dan Jokowi sendiri belum mengajukan cuti kepada Mendagri sebagai atasan," terang Jajat.

Bahkan menurut dia, sikap Jokowi yang cenderung "disetir" bisa menimbulkan pertanyaan di masyarakat, apa sebenarnya yang menjadi prioritas utama Jokowi. Apakah mengabdi sepenuh hati kepada warga DKI Jakarta atau hanya taat dan patuh kepada segala perintah partai?

"Mengganggu kinerja kader yang merupakan seorang abdi negara adalah perbuatan yang tidak pantas dilakukan, karena apapun alasannya kepentingan masyarakat harus tetap menjadi prioritas," ujarnya. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya