Berita

foto:bernama

Dunia

Malaysia Kirim Pesawat Selidiki Temuan Satelit China

KAMIS, 13 MARET 2014 | 12:02 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Malaysia mengirimkan pesawat untuk menyelidiki lokasi di mana satelit China menangkap tiga foto yang dideteksi sebagai objek mengambang. Objek tersebut sekalipun belum terkonfirmasi berpotensi memiliki kaitan dengan pesawat Malaysia Airlines (MAS) penerbangan MH370 yang hilang.

"Bombardir telah dikirim untuk menyelidiki dugaan klaim puing yang ditemukan oleh citra satelit China," kata Menteri Transportasi Datuk Seri Hishammuddin Hussein seperti dilansir media Malaysia, New Straits Times pada Kamis (11/3).

Bombardier yang disebutkan nampaknya merujuk pada pesawat buatan Kanada yang dikirim oleh Malaysia ke lokasi dimaksud.


Sebelumnya, China melansir tiga foto satelit yang mendeteksi adanya objek mengambang di sekitar Laut China Selatan pada Minggu (9/3), sehari setelah MH370 yang membawa 239 orang menghilang. Namun foto satelit itu baru dirilis oleh pemerintah China pada Rabu (12/3).

Pejabat Malaysia tidak memberikan respon atas pertanyaan mengenai apakah sebelumnya China telah memberitahukan informasi tersebut atau
tidak. Akan tetapi, seorang pejabat militer Vietnam yang terlibat dalam operasi pencarian bersama dengan sejumlah negara lainnya menyebut bahwa Vietnam hanya diberitahui mengenai temuan objek oleh satelit China pada hari ini (Kamis, 13/3). Ia menyebut bahwa pihaknya saat ini telah melakukan verifikasi informasi itu.

Secara terpisah, Jurubicara koordinator pencarian Malaysia mengatakan bahwa pemerintah akan melakukan investigasi ke lokasi di mana objek mengambang dideteksi oleh satelit China.

"Yang pasti, seperti yang disebutkan, kita akan melihat semua bidang terutama yang dengan petunjuk konkret," katanya melalui pesan singkat.

Pencarian pesawat MAS yang memasuki hari keenam telah diperluas ke daerah yang meliputi hampir 27 ribu mil laut (lebih dari 90 ribu kilometer persegi) dengan melibatkan personel militer dari sejumlah negara yang membantu.

Pencarian awalnya difokuskan pada daerah lepas pantai Vietnam dekat Laut China Selatan di mana Boeing 777 membuat kontak terakhir sebelum menghilang dalam perjalanannya dari Kuala Lumpur menuju Beijing.

Namun pencarian tersebut tidak membuahkan hasil. Otoritas Malaysia kemudian memperluas pencarian ke Laut Andaman, sebelah utara Indonesia.[wid]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Izin Dicabut, Toba Pulp Bongkar Dokumen Penghargaan dari Menteri Raja Juli

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:08

Prabowo Hadiri Forum Bisnis dan Investasi di Lancaster House

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:04

Bonjowi Desak KIP Hadirkan Jokowi dan Pratikno

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:57

15 Anggota Fraksi PDIP DPR Dirotasi, Siapa Saja?

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:50

Pramugari Florencia 13 Tahun Jadi Bagian Wings Air

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:35

Inggris Setuju Kerja Sama Bangun 1.500 Kapal Ikan untuk Nelayan RI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:31

Bukan Presiden, Perry Warjiyo Akui yang Usul Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:30

Wakil Kepala Daerah Dipinggirkan Setelah Pilkada

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:22

Konflik Agraria di Kawasan Hutan Tak Bisa Diselesaikan Instan

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:20

Krisis Bukan pada Energi, tapi Tata Kelola yang Kreatif

Rabu, 21 Januari 2026 | 16:54

Selengkapnya