Berita

Gita Wirjawan

Gita Wirjawan: 150 Juta Pemuda Indonesia Berpotensi Guncang Dunia

RABU, 12 MARET 2014 | 20:16 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Gita Wirjawan punya keyakinan aksi lebih keras akan menjadikan pemuda Indonesia yang jumlahnya mencapai 150 juta dapat mengguncangkan dunia dan membawa RI sebagai raksasa baru ekonomi.

"Saya sangat percaya aksi lebih keras daripada kata-kata akan memacu spirit kaum muda kita untuk maju, berpikir dan bersikap progresif, tampil semakin profesional sebagai pemimpin-pemimpin di beragam lapangan aksi," kata peserta Konvensi Demokrat ini ketika dihubungi di Jakarta (Rabu, 11/3).

Salah seorang capres muda di Konvensi Demokrat selalu begitu bersemangat jika berdialog tentang kepemudaan di berbagai kesempatan.


"Kita mesti bisa menunjukkan kepada dunia, anak-anak muda Indonesia bisa maju dengan ratusan juta talentanya, termasuk ke pentas politik nasional demi satu tujuan, memajukan bangsa dan negaranya di mata dunia," tegas alumnus Harvard University, Amerika Serikat itu.

Gita lalu menjabarkan, kekuatan kaum muda Indonesia yang berusia 40 tahun ke bawah berjumlah 60 persen dari populasi.

"Dan karenanya relevansi Indonesia di geopolitik dunia semakin besar, baik sebagai negara dengan ekonomi terbesar nomor 15 di dunia, juga di bidang demokrasi, Indonesia adalah negara demokrasi terbesar nomor tiga di dunia. Belum lagi, populasi terbesar nomor empat di dunia," masih papar.

Bagi mantan Menteri Perdagangan RI, ini yang membuat penting bagi anak-anak muda untuk maju yakni keyakinan akan kemampuan bersaing dan tidak diliputi oleh keminderan.

Sementara itu, Koordinator Media Center Gita Wirjawan, Michael Umbas mengungkapkan, dalam berbagai dialog, GW menegaskan, salah satu motivasinya dalam mengikuti penjaringan calon presiden (melalui Konvensi Capres Partai Demokrat), ialah menyemangati "kawan-kawan" anak muda.

"Sejarah perubahan bangsa ini lahir dari keberanian anak-anak muda melakukan aksi. Saya memandangbahwa pesta demokrasi 2014 adalah kesempatan mulia untuk menyongsong kepemimpinan pemuda dan meningkatkan relevansi Indonesia di peta geopolitik dunia," ujar GW. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya