Berita

foto:net

Ini Alasan Mengapa Perokok Sulit Berhenti

RABU, 12 MARET 2014 | 16:56 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

. Peneliti Kanada menemukan alasan mengapa seorang perokok tetap melanjutkan kebiasaan merokoknya sekalipun pada bungkus rokok tersebut telah dipasang ancaman ataupun gambar yang menunjukkan dampak negatif dari kebiasaan merokok.

Penelitian tersebut dilakukan oleh peneliti dari Institut universitaire en santé mentale de Montréal dan Université de Montréal. Mereka menemukan bahwa perokok kronis memiliki reaksi emosional yang berbeda ketika menangkap citra negatif ataupun cintra positif yang berkaitan dengan tembakau.

"Kami mengamati bias yang bergantung pada bagaimana merokok digambarkan (dalam otak perokok)," kata salah satu mahasiswa Institut universitaire en santé mentale de Montréal yang juga terlibat dalam penelitian tersebut, Le-Anh Dinh-Williams seperti dilansir Daily Mail pada Rabu (11/3).


Ia menjelaskan bahwa dalam penelitian ditemukan otak perokok lebih terangsang oleh gambar yang menunjukkan sisi positif merokok dibandingkan gambar yang menunjukkan sisi negatif dari merokok.

Peneliti lainnya, Stéphane Potvin menjelaskan bahwa banyak faktor yang membuat seorang perokok sulit untuk berhenti, dan salah satunya adalah apa yang mereka teliti.

"Secara spesifik, kami menemukan bahwa daerah otak yang berkaitan dengan motivasi akan bergerak aktif dalam otak perokok ketika mereka melihat gambar yang menyenangkan terkait rokok dan akan kurang aktif ketika perokok dihadapkan dengan gambar yang menunjukkan efek negatif
dari merokok," jelasnya.

Penelitian tersebut dilakukan untuk memahami mengapa orang terus menerus merokok sekalipun konsekuensi negatif kesehatan telah terpampang jelas, bahkan di bungkus rokok itu sendiri.

Penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik neuroimaging untuk mempelajari reaksi emosional dari 30 perokok yang diteliti ketika mereka diperlihatkan gambar yang berbeda.

Para perokok tersebut diperlihatkan gambar mengenai dampak negatif langsung rokok, seperti kangker paru-paru. Selain itu, mereka juga ditunjukkan gambar yang berkaitan dengan hal-hal positif mengenai rokok. [rus]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Izin Dicabut, Toba Pulp Bongkar Dokumen Penghargaan dari Menteri Raja Juli

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:08

Prabowo Hadiri Forum Bisnis dan Investasi di Lancaster House

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:04

Bonjowi Desak KIP Hadirkan Jokowi dan Pratikno

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:57

15 Anggota Fraksi PDIP DPR Dirotasi, Siapa Saja?

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:50

Pramugari Florencia 13 Tahun Jadi Bagian Wings Air

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:35

Inggris Setuju Kerja Sama Bangun 1.500 Kapal Ikan untuk Nelayan RI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:31

Bukan Presiden, Perry Warjiyo Akui yang Usul Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:30

Wakil Kepala Daerah Dipinggirkan Setelah Pilkada

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:22

Konflik Agraria di Kawasan Hutan Tak Bisa Diselesaikan Instan

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:20

Krisis Bukan pada Energi, tapi Tata Kelola yang Kreatif

Rabu, 21 Januari 2026 | 16:54

Selengkapnya