Berita

KPU Sudah Terima Surat Cuti SBY dan Dua Anak Buahnya

RABU, 12 MARET 2014 | 16:29 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Komisi Pemilihan Umum sudah menerima surat cuti untuk mengikuti kampanye dari Presiden SBY. Ketua KPU Husni Kamil Manik menjelaskan surat cuti wajib dipenuhi oleh pejabat negara yang akan ikut kegiatan kampanye.

"Sebelum mengikuti kegiatan kampanye, pejabat negara harus memberi surat penjelasan," kata Husni di kantor KPU Jakarta (Rabum 12/3).

Surat cuti SBY diterima KPU kemarin (Selasa, 11/3). Selain surat cuti dari Presiden, KPU juga sudah menerima dua surat cuti untuk ikut kampanye dari dua menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, yakni Menteri Kehutanan Zulkfili Hasan dan Menteri Pertanian Suswono.


Dalam surat yang diserahkan ke KPU, Presiden SBY mengambil cuti selama dua hari untuk berkampanye bersama Partai Demokrat di dua dapil di dua provinsi berbeda. Pada tanggal 17 Maret 2014 SBY akan berkampanye di Dapil Jateng 6, sehari setelahnya kampanye di Jatim 6.

Mentan Suswono mengambil cuti selama sepekan di bulan Maret mulai tanggal 14 hingga 21. Kemudian politisi PKS itu akan kembali cuti untuk kampanye pada tanggal 4 April 2014. Suswono antara lain akan kampanye di Jateng, Batang, dan Pemalang.

Menhut Zulkifli awalnya mengambil cuti pada 7 Maret tapi dianuli. Dalam surat yang diajukan belakangan politisi PAN itu mengajukan cuti untuk menjadi jurkam di Provinsi Lampung.

Husni memastikan pihaknya tidak memberi batas waktu penyerahan surat ijin cuti bagi pejabat negara yang mau berkampanye.

"KPU bisa menerimanya progresif, terpenting sebelum mau kampanye, sebelum naik panggung (kampanye)," jelasnya.

"Semua pejabat tinggi negara harus menyerahkan surat cuti untuk kampanye. Jika tidak akan dapat teguran dari Bawaslu," demikian Husni.[dem]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya