Berita

MALAYSIA AIRLINES HILANG

Warga Iran Pengguna Paspor Curian Diduga Pencari Suaka

RABU, 12 MARET 2014 | 15:43 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Dua orang lelaki pengguna paspor curian yang ikut dalam penerbangan pesawat Malaysia Airlines yang hilang Sabtu pekan lalu (8/3) telah diidentifikasi oleh otoritas Malaysia sebagai warga negara Iran.

Menyusul hal tersebut, otoritas Thailand melakukan investigasi mendalam mengenai kasus penggunaan paspor curian tersebut. Pasalnya kedua paspor milik warga Italia dan Austria tersebut diketahui hilang di Thailand dalam waktu berbeda beberapa tahun belakangan.

Selain itu, dua pengguna paspor curian tersebut diketahui memesan tiket penerbangan dari agen perjalanan di Thailand. Tiket penerbangan mereka dipesan dari Iran oleh seseorang yang bernama Ali.


Wakil Kepala Kantor Imigrasi Thailand, Preecha Thimamontri mengatakan bahwa timnya melakukan investigasi mengenai apakah ada kaitan antara pengguna paspor palsu dengan sindikat kriminal internasional.

Sementara itu, pengawas polisi Muang Pattaya, Supachai Puikaewkam mengatakan Ali, pria yang memesan tiket bagi dua pengguna paspor curian tersebut diyakini bernama lengkap Alireza Kolmoham. Ia diketahui merupakan warga Iran berusia 39 tahun.

Kedua pria pengguna paspor curian diketahui memiliki nama asli Pouri Nour Mohammadi berusia 19 tahun dan Delavar Seyed Mohammadreza berusia 29 tahun.

Mereka berdua dipesankan tiket oleh Ali ke agen perjalanan Thailand pada Kamis (6/3) pekan lalu. Keduanya kemudian berangkat dari Kuala Lumpur menuju Beijing menggunakan pesawat Malaysia Airlines tersebut. Dari Beijing, keduanya dijadwalkan melanjutkan penerbangan ke Amsterdam.

Dari Amsterdam, keduanya kemudian akan melanjutkan penerbangan ke dua tempat yang berbeda. Pengguna paspor Italia akan menuju ke Copenhagen dan pengguna paspor Austria akan menuju ke Frankfurt.

Ali beserta dua pengguna paspor curian tersebut, menurut keterangan kepolisian Malaysia, tidak memiliki kaitan dengan kelompok teroris. Mereka diyakini hanya tengah mencoba melakukan migrasi dan mencari suaka.

Kepala Kepolisian Malaysia Khalid Abu Bakar pada Rabu (11/3) menyebut bahwa salah seorang pengguna paspor curian, Mohammadi diyakini berusaha masuk ke Frankfurt, Jerman untuk mencari suaka.

"Kami yakin ia bukan merupakan anggota dari kelompok teroris manapun," kata Khalid seperti dilansir Bangkok Post pada Kamis (12/3).

Ia menambahkan bahwa ibu dari Mohammadi telah terlebih dahulu datang ke Frankfurt.

Lebih lanjut, Interpol kemarin (11/3) telah menggeser kemungkinan hilangnya MH370. Interpol kemarin menggeser investigasi hilangknya pesawat MH370 dari kemungkinan serangan teroris. "Semakin banyak informasi yang kita dapatkan, semakin kita cenderung untuk menyimpulkan itu bukan insiden teroris," kata Kepala Interpol, Ronald K Noble di Lyon, Perancis. [zul]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Izin Dicabut, Toba Pulp Bongkar Dokumen Penghargaan dari Menteri Raja Juli

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:08

Prabowo Hadiri Forum Bisnis dan Investasi di Lancaster House

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:04

Bonjowi Desak KIP Hadirkan Jokowi dan Pratikno

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:57

15 Anggota Fraksi PDIP DPR Dirotasi, Siapa Saja?

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:50

Pramugari Florencia 13 Tahun Jadi Bagian Wings Air

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:35

Inggris Setuju Kerja Sama Bangun 1.500 Kapal Ikan untuk Nelayan RI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:31

Bukan Presiden, Perry Warjiyo Akui yang Usul Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:30

Wakil Kepala Daerah Dipinggirkan Setelah Pilkada

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:22

Konflik Agraria di Kawasan Hutan Tak Bisa Diselesaikan Instan

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:20

Krisis Bukan pada Energi, tapi Tata Kelola yang Kreatif

Rabu, 21 Januari 2026 | 16:54

Selengkapnya