Berita

Yusril Ihza Mahendra/net

Politik

Yusril Ihza: Tiga Faktor Bangun Negara Maju

RABU, 12 MARET 2014 | 13:50 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Dalam pandangan  Capres RI Konvensi Rakyat, Yusril Ihza Mahendra, ada tiga hal yang harus dipenuhi untuk menjadi sebuah negara yang maju.

Pertama adalah adanya pemimpin yang idealis, yaitu pemimpin yang bekerja untuk kepentingan rakyat, bukan golongan tertentu.

"Kedua, adanya demokrasi yang bekerja secara profesional," ujar Yusril dalam Debat Publik Capres RI Konvensi Rakyat 2014, di Balai Sudirman, Jakarta (Rabu, 12/3).


Demokrasi, lanjut mantan Mensesneg itu, harus bermanfaat rakyat, bukan hanya menampilkan proses-prosesnya saja seperti saat ini.

Sedangkan faktor ketiga adalah adanya sistem kuat yang ditopang oleh norma-norma berkeadilan untuk rakyat.

"Salah satunya, MPR harus kita kembalikan pada dasar konstitusi yang digagas founding father kita, yang mana lembaga ini adalah penjelmaan seluruh rakyat Indonesia," kata Yusril.

"Tapi sekarang lembaga ini tidak diwakili oleh tokoh-tokoh utusan daerah untuk tampil," tandasn Ketua Dewan Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) ini. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya