Berita

Satu Jam Terakhir MH370 Terbang dalam Sepi

RABU, 12 MARET 2014 | 08:32 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Komunikasi terakhir pesawat Malaysia Airlines MH370 yang terbang dari Kuala Lumpur menuju Beijing, China, hari Sabtu lalu (8/3) tercatat pukul 1.30 dinihari. Saat itu posisi pesawat berada di atas lautan di antara Malaysia dan Vietnam.

Bukan hanya komunikasi verbal yang terputus, MH370 pun berhenti memberikan sejumlah data penting penerbangan seperti ketinggian, arah dan kecepatan. Tetapi pesawat masih terlihat di dalam jangkauan radar selama 1 jam 10 menit sejak komunikasi terakhir itu. Satu jam terakhir itu, MH 370 terbang dalam sepi.

Setelahnya, Boeing 777 200ER yang membawa 227 penumpang dan 12 kru itu pun hilang dari radar. Diperkirakan posisi terakhir ada di Selat Malaka, karena pesawat memutar arah dan kelihatannya mencoba kembali ke Kuala Lumpur.


Informasi detail ini diperoleh CNN dari seorang pejabat Angkatan Udara Kerajaan Malaysia yang tidak bersedia disebut namanya karena merasa tidak otoritatif menyampaikan hal ini.

Mantan pilot Boeing 777 Mark Weiss, kepada CNN mengatakan bahwa informasi itu memperlihatkan ada yang tidak beres dalam perjalanan sehingga memaksa pilot MH370 menjauh dari tujuan.

Pakar penerbangan lainnya, mantan pilot Kit Darby, masih kepada CNN, mengatakan bahwa kemungkinan ada masalah dengan mesin dan tenaga pesawat.

"Sangat alami (bila pilot mengalami masalah dengan mesin) ia akan kembali ke bandara yang dia kenal," ujarnya.

Darby juga menambahkan, tenaga cadangan pesawat bisa bertahan sekitar satu jam.

"Masih banyak kemungkinan lain di luar sana, mungkin lebih banyak lagi, sekarang kita tahu bahwa transponder pesawat itu mati juga informasi tentang berapa lama pesawat terbang tanpa transponder," ujar analis keamanan CNN Tom Fuentes. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Kapolri Resmikan Laboratorium Uji Seragam untuk Tingkatkan Perlindungan

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17

MK Tolak Gugatan UU IKN, Ibu Kota RI Tetap Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00

Menhut Gaungkan Pengakuan Hutan Adat di Markas PBB

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Rupiah Babak Belur, BI Kembali Sebut Kebutuhan Dolar Membludak

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49

Laut dan Manusia Harus Saling Menjaga

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39

Bleng-Blengan Sawah Blora, Cara Lama Petani Usir Tikus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28

Peradilan Berjalan, GMNI Tetap Minta Dibentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16

Menkop dan Wakil Panglima Kompak Kawal Operasional Kopdes

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10

Masa Depan Hotel Mewah dan Pariwisata di Indonesia Tourism Xchange 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01

Selengkapnya