Berita

Diplomat Ulung: Indonesia Harus Kembali ke UUD 45 Asli

SELASA, 11 MARET 2014 | 17:59 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Wacana amandemen kelima UUD 1945 terus mengemuka seiring meluasnya kekecewaan terhadap praktik bernegara di Indonesia.

Menurut diplomat ulung Indonesia Prof. Hasjim Djalal, salah satu sumber kekeliruan praktik bernegara tersebut adalah UUD 1945 hasil amandemen, akibat proses amandemen yang terjebak pada kepentingan-kepentingan jangka pendek.

"Indonesia harus kembali ke UUD 45 asli atau naskah UUD sebelum amandemen," kata Hasjim saat berbincang dengan Rakyat Merdeka Online di Jakarta kemarin.


Menurut Hasjim yang di kalangan dunia internasional dikenal sebagai pakar hukum laut internasional, UUD 1945 hasil amandemen menghancurkan visi Indonesia yang besar seperti yang dicita-citakan para pendiri bangsa.

Hasjim yang pernah menjabat duta besar Indonesia untuk PBB (1981-1983), duta besar di Kanada (1983-1985), dan duta besar di Jerman (1990-1993) melihat UUD 1945 hasil amandemen pertama hingga keempat sangat didominasi aturan yang memberi celah bagi dominasi asing, menjauhkan kemandirian bangsa dan memecah-mecah NKRI menjadi kekuatan-kekuatan kecil.

"Tugas penting pemimpin terpilih nanti adalah melakukan amandemen kelima," kata Hasjim, salah satu arsitek United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) atau konvensi hukum laut internasional yang disahkan PBB pada 10 Desember 1982.[dem]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

4 Lapis Kegagalan PSSI dan Otoritas Liga

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:18

Air Zamzam Jemaah Haji akan Didistribusikan di Tanah Air

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:00

Gibran Prioritaskan Program MBG di Wilayah 3T

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:21

Ceko Kontra Afsel Berbagi Skor 1-1

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:19

Wamendes Dorong Intelektual Muda Mendukung Pembangunan Desa

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:00

MBG Bermanfaat untuk Masa Depan Anak-anak

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:26

Bomba Sayang Bumi Bagikan Bibit Tanaman di Muara Enim

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:11

Rupiah Tak Bisa Kuat hanya dengan Kebijakan Moneter

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:00

Warga Papua Surati Presiden Prabowo Minta Atensi Kasus Lahan Rp50 Miliar

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:51

Kinerja Mendag Budi Santoso Harus Dievaluasi Demi Akselerasi Ekonomi

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:37

Selengkapnya