Berita

gita wirjawan/net

Politik

Sakit, Dengan Berat Hati Gita Absen Debat Konvensi di Ambon

SELASA, 11 MARET 2014 | 07:20 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Peserta Calon Presiden Konvensi Partai Demokrat, Gita Wirjawan dengan berat hati memutuskan untuk tidak mengikuti debat bernegara di Swiss Bell Hotel Ambon, Selasa siang, karena gangguan kesehatan. Gita pun dijadwalkan kembali pulang ke Jakarta pagi ini.

Demikian disampaikan oleh Anggota Tim Gita 2014, Adi Nagara. Menurut Adi, informasi yang sama sudah diberikan pada panitia konvensi Demokrat. Gita disebut mengalami demam berkepanjangan.

"Beliau sebenarnya sudah merasa kurang fit sebelum berangkat, tetapi tetap commit untuk datang ke Ambon. Namun karena masih demam pagi ini (Selasa), Pak Gita memutuskan untuk kembali ke Jakarta," ujar Adi.


Mantan Menteri Perdagangan itu datang ke Ambon, ditemani sang istri Yasmin Stamboel pada Senin siang pada pukul 14.00 WIT, menggunakan pesawat Garuda Indonesia. Setibanya di Ambon, Gita berencana melakukan wawancara dengan radio setempat Senin sore pukul 16.00 WIB. Namun tenyata kondisi kesehatan Gita tidak memungkinkan.

Hingga menjelang pelantikan Barisan Indonesia (Barindo) Ambon pukul 19.00 WIB, Gita masih mengalami demam. Informasi yang didapatkan, dokter sempat didatangkan ke Swiss Bell Hotel, tempat Gita menginap untuk memeriksa kondisi Gita.

Namun kondisi fisik Gita sulit dipulihkan dalam waktu cepat sehingga harus kembali ke Jakarta Selasa pagi. Tim pun dengan berat hati menyampaikan kabar tersebut pada relawan Gita di Ambon yang sudah menanti kehadiran Gita.

Gita rencananya akan melakukan serangkaian kegiatan di Ambon selain menghadiri debat bernegara. Antara lain pelantikan Barindo, bertemu dengan komunitas dan relawan GW di Ambon. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya