Berita

Politik

Baru Ini Menteri yang Ajukan Cuti Kampanye

SELASA, 11 MARET 2014 | 06:56 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Sejauh ini baru empat menteri Kabinet Indonesia Bersatu II yang sudah mengajukan cuti untuk melakukan kampanye pada Pemilu 2014.

"Ada 3-4 orang yang sudah mengajukan," kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Sudi Silalahi kepada wartawan di kawasan kantor Presiden, Jakarta, kemarin (Senin, 10/3).

Seingat Sudi menteri yang mengajukan cuti tersebut adalah, dari Partai Demokrat ada Menteri Perhubungan, EE Mangindaan dan Menteri Koperasi dan UKM, Syarief Hasan. Serta Ketua Umum PAN, Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa. "Waduh, saya lupa. Ada siapa lagi gitu," ujar Sudi.


Mensesneg menegaskan, pihaknya akan memproses para menteri yang akan mengajukan cuti untuk kampanye.

Sementara itu, Menteri Koordinator Kesehatan Rakyat (Menko Kesra), Agung Laksono memastikan ia akan mengajukan cuti untuk melakukan kampanye Pemilu 2014. Namun Agung belum mengetahui kapan dirinya akan melakukan kampanye.

Menurut pilitisi Partai Golkar itu, ia akan meminta izin selama tujuh hari untuk melakukan kampanye. "Apakah dipakai atau tidak tergantung keadaan. Jadi saya sebaiknya sudah mengantongi izin sesuai jadwal KPU," kata Agung kemarin seperti diberitakan Setkab RI.

Senada dengan Agung Laksono, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Tifatul Sembiring mengaku sudah meminta izin kepada Presiden SBY untuk meminta cuti.

Cuti itu, kata Tifatul, dilakukan pada akhir pekan. "Kita kan lima tahun tidak pernah cuti, masa cuti 6 hari saja diprotes. Ini udah 5 tahun. Pegawai negeri saja tiap tahun dapat cuti 12 hari," tandas politisi PKS itu.

Masa kampanye Pileg 2014 dalam bentuk pertemuan massa dimulai, pada16 Maret hingga 5 April mendatang. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya