Berita

Demokrat: Jumhur Hidayat Incar Menakertrans Lewat PDIP

SENIN, 10 MARET 2014 | 21:50 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Politisi Partai Demokrat menduga langkah politik Kepala BNP2TKI Jumhur Hidayat mendukung PDIP pada Pemilu 2014 didasari keinginan mendapat posisi menteri di pemerintahan nanti.

"Dia sepertinya mengincar posisi menteri tenaga kerja," ujar politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul kepada wartawan (Senin, 10/3).

Meski begitu Ruhut tak terlalu yakin Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bakal memberikan kursi Menakertrans kepada Jumhur dalam kabinet yang disusun bila PDIP menang pemilu. Untuk urusan ketenagakerjaan, kata dia, banteng moncong putih sudah memiliki jagoan , yaitu anak dari mantan Menakertrans era kabinet gotong royong Jacob Nuwa Wea.


"Apa Jumhur sanggup menandingi anak pak Jacob itu?  Kan dia yang pegang soal buruh. Andi Gani, presiden buruh Indonesia. Lihat saja kalau demo, banyak sekali massanya," jelasnya.

Ruhut memprediksi selain Andi Gani, PDIP memiliki kader potensial dalam bidang ketenagakerjaan dan buruh. Rieke Diah Pitaloka, Ribka Tjiptaning termasuk kader unggul di PDIP yang bisa diandalkan untuk posisi Menakertrans ketimbang Jumhur.

Ruhut menyebut langkah Jumhur Hidayat mendukung PDIP pada pemilu 2014 sebagai langkah tidak etis. Menurutnya, hal itu menunjukkan bahwa Jumhur sangat haus kekuasaan.

"Dia masih kepala BNP2TKI. Kan tidak etis pindah-pindah langsung gitu. Dia pindah mungkin dia kira sudah pasti dapat jabatan kalau PDIP menang," demikian Ruhut. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya