Berita

Akbar Tanjung Lebih Unggul dari JK

MINGGU, 09 MARET 2014 | 21:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Akbar Tanjung masih punya pesona. Politisi gaek Partai Golkar itu diyakini jadi kuda hitam dalam pilpres 2014, baik sebagai capres maupun cawapres.

Riset Freedom Foundation menyebut Akbar Tandjung memperoleh dukungan sebanyak 6,5 persen untuk posisi Wakil Presiden, dan jika diposisikan sebagai Capres, maka angka perolehan dukungan Akbar sebesar 4 persen.

Bagi pengamat politik LIPI Siti Zuhro, kemunculan nama Akbar sebagai salah satu kandidat cawapres, cukup mengejutkan. Pasalnya selama ini Akbar tidak mengkampanyekan diri sebagai salah satu kandidat. Survei ini menunjukkan ada persoalan besar di tubuh Golkar. Karena itu kata Siti, Golkar harus menyikapi soal ini dengan bijaksana.


"Akbar punya jaringan kuat di Golkar, HMI, birokrasi, dan lintas golongan. Jika Akbar bergerak, maka jejaring itu akan dengan cepat bergulir dan persentase dukungan akan lebih tinggi lagi," papar Siti Zuhro di Jakarta (Minggu, 9/3).

Bagaimana dengan Jusuf Kalla? Siti Zuhro mengatakan, JK dan Akbar punya modal sosial yang tinggi, tapi posisi Akbar lebih unggul.

"Jusuf Kalla lebih baik mengurus organisasi sosial seperti Dewan Masjid, karena sudah tua," saran Siti Zuhro seperti diberitakan JPNN.com.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya