Berita

Siapa Dua Penumpang Gelap Misterius MH370?

MINGGU, 09 MARET 2014 | 21:55 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sampai kini belum ditemukan penjelasan yang memuaskan tentang bagaimana dua orang penumpang Malaysian Airlines MH370 menaiki pesawat itu dengan menggunakan passport palsu.

Kedua penumpang gelap itu menggunakan passport warganegara Austria dan Italia yang menurut Interpol hilang dalam dua kejadian berbeda beberapa tahun lalu.

Hal mengenai penumpang gelap ini diketahui setelah baik Austria dan Italia mengatakan bahwa tidak ada warganegara mereka yang ikut dalam penerbangan MH370 dari Kuala Lumpur ke Beijing, China, itu.


Warganegara Italia, Luigi Maraldi, yang kini tinggal di Phuket, Thailand, menghubungi Konsulat Italia di Phuket hari Sabtu kemarin (8/3) setelah mengetahui namanya ada dalam manifes perjalanan MH370.

Menurut Konsul Italia di Phuket, Franco Cavaliere, kepada CNN, Maraldi melaporkan kehilangan passport pada Juli tahun lalu.

Pihak Interpol sangat berhati-hati menyampaikan informasi mengenai dua passport yang hilang ini. Sekjen Interpol Ronald K. Noble dalam keterangannya mengatakan, terlalu cepat berspekulasi ada kaitan antara penumpang gelap yang menggunakan passport Austria dan Italia itu dengan kejadian yang menimpa MH370.

Informasi lain yang diperoleh CNN menyebutkan bahwa kedua tiket yang digunakan penumpang gelap dengan passport palsu itu dibeli di tempat yang sama pada saat yang sama. Tiket dibeli dari China Southern Airlines dengan harga yang sama, menggunakan mata uang Bath Thailand. Nomor seri kedua tiket itu pun berurutan.

Juga disebutkan bahwa Beijing bukan tujuan akhir dari pembeli kedua tiket itu. Passport yang menggunakan passport Italia akan melanjutkan perjalanan dari Beijing ke Kopenhagen, Denmark. Sementara tiket yang menggunakan passport Austria akan melanjutkan perjalanan ke Fankfurt, Jerman. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya