PolComm Institute menilai Pilpres 2014 dapat sebagai momentum capres muda berlaga di ajang pemilihan presiden. Dalam hasil survei Polcomm, nama Calon Presiden Konvensi Partai Demokrat Ali Masykur Musa membayangi elektabilitas Gubernur DKI Jakarta, Jokowi dan Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso.
"Setelah Jokowi dan Priyo ada nama Ali Masykur Musa yang mendapatkan elektabilitas 10,3 persen," kata Direktur PolComm Institute Heri Budianto di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (9/3).
Jokowi sendiri memiliki tingkat keterpilihan 22,9 persen, sedangkan Priyo Budi Santoso sebesar 16,3 persen. Selanjutnya, berurutan ada nama Gita Wirjawan (10,1 persen), Anies Baswedan (8,3 persen), Anis Matta (3,2 persen), Ahmad Heryawan (3,1 persen), Puan Maharani (2,3 persen), dan Dino Patti Djalal (2,2 persen).
Menanggapi nama Ali Masykur Musa yang berada di urutan ketiga, Heri mengatakan bahwa hal ini sangat mungkin terjadi, karena dari hasil survey didapatkan kesimpulan bahwa Ali dikenal sebagai tokoh muda Nahdlatul Ulama yang juga mempunyai kiprah kepemimpinan di lembaga tinggi negara.
"Jangan dilupakan, Ali Masykur adalah tokoh muda NU dan memiliki basis dukungan riil dari kaum Nahdliyin," terang Heri.
Metode survei dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan jumlah responden 1.200 orang pemilih muda, dengan rentang usia 17-29 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan wawancara langsung di 33 Ibukota Provinsi di Indonesia. Margin of error dalam survei ini sebesar 3,1 persen dengan tingkat kepercayaan sebesar: 96 persen. Survei ini sendiri dilakukan pada 24 Februari sampai 4 Maret 2014.
[dem]