Berita

Politik

JK Tak Masalah Fotonya Dipakai Caleg Bukan Golkar

MINGGU, 09 MARET 2014 | 16:18 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar M. Jusuf Kalla tidak mempermasalahkan pemasangan foto dirinya pada baliho kampanye calon legislatif dari partai di luar Golkar.

JK, demikian disapa, sama sekali tidak keberatan dan menganggap hal tersebut sebagai hak yang tak dapat dipungkiri. Ini juga menandakan bahwa kader Golkar bisa menjadi tokoh nasional lintas partai yang dihormati.

"Ada dua hak manusia yang tidak bisa dilarang, hak untuk memilih dan hak untuk dipilih. Hak itulah yang mereka pakai," kata JK dalam acara workshop Golkar Sulsel di Makassar, Minggu (9/3).


Namun JK mengkritisi cara-cara caleg untuk memenangi pemilihan legislatif 9 April mendatang. Menurutnya, hampir semua caleg menggunakan cara-cara yang serupa, yaitu membuat baligho, memasang gambar di tempat-tempat umum dan membagikan kartu nama. Dalam hitungan JK, dalam satu daerah pemilihan rata-rata ditemukan 1600 foto-foto caleg bertebaran. Untuk itu, cara-cara tersebut dinilainya kurang efektif karena masyarakat akan kesulitan mengingat satu persatu foto-foto kampanye tersebut.

"Untuk menang dalam pemilu kebanyakan menggunakan cara yang sama, buat baligho, pasang gambar dan bagi kartu nama. Hitungan saya, dalam satu dapil ada 1600 foto, bagaimana rakyat bisa ingat dan memilihnya," tegas JK yang disambut tepuk tangan perserta.

Berdiri di hadapan ribuan kader partai Golkar, JK terlihat gagah dan berwibawa seakan membius semua yang hadir. JK mengatakan pada para kader bahwa keterpilihan dapat dicapai jika masyarakat mengenal dengan baik dan menyukai sosok yang mecalonkan diri. Untuk dikenal dan disukai perlu turun langsung, dan banyak menemui masyarakat.

"Kenapa bisa Jokowi dikenal banyak orang, bahkan sampai mengalahkan survei saya dengan ical. Itu karena dia banyak ketemu orang. Intinya perbanyak bertemu orang," ucap JK dihadapan para kader sekaligus Ketua DPD Golkar Sulsel Syahrul Yasin Limpo dan Ketua DPP Golkar Abu Rizal Bakri.[dem]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

4 Lapis Kegagalan PSSI dan Otoritas Liga

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:18

Air Zamzam Jemaah Haji akan Didistribusikan di Tanah Air

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:00

Gibran Prioritaskan Program MBG di Wilayah 3T

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:21

Ceko Kontra Afsel Berbagi Skor 1-1

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:19

Wamendes Dorong Intelektual Muda Mendukung Pembangunan Desa

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:00

MBG Bermanfaat untuk Masa Depan Anak-anak

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:26

Bomba Sayang Bumi Bagikan Bibit Tanaman di Muara Enim

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:11

Rupiah Tak Bisa Kuat hanya dengan Kebijakan Moneter

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:00

Warga Papua Surati Presiden Prabowo Minta Atensi Kasus Lahan Rp50 Miliar

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:51

Kinerja Mendag Budi Santoso Harus Dievaluasi Demi Akselerasi Ekonomi

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:37

Selengkapnya