Berita

Djohar dan Jackson/net

PSSI Yakin Liga Sulut Cetak Pemain Handal Nasional

MINGGU, 09 MARET 2014 | 10:11 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL Persatuan Sepkabola Seluruh Indonesia (PSSI), Djohar Arifin Husin memberikan apresiasi tinggi Ketua PSSI Sulawesi Utara (Sulut), Jackson Andre W. Kumaat yang akan membangkitkan sepakbola di wilayah yang baru saja dilanda banjir bandang tersebut. Ia bahkan tidak bisa menyembunyikan kekagumannya, karena menemui kepengurusan PSSI yang baru dilantik, namun memiliki program liga sepakbola di wilayahnya.

Bertepatan dengan dilantiknya PSSI Sulut hari ini (Sabtu, 9/3), Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin menandai digelarnya Liga Sulut, yang merupakan Liga sepakbola pertama di Sulut. Liga Sulut tersebut akan menjadi tonggak kebangkitan sepakbola di Sulawesi Utara yang sempat mati suri. Diharapkan dengan terselenggaranya Liga Sulut akan mencetak pemain-pemain handal yang menjadi harapan Indonesia ke depan.

"Liga Sulut ini merupakan bukti bahwa PSSI dibawah Jackson Kumaat benar-benar ingin membangkitkan sepakbola Sulut. Baru kali ini ada kepengurusan PSSI yang begitu dilantik langsung memiliki program jitu yakni Liga Sulut. Saya yakin liga ini akan menjadi pencetak pemain-pemain handal nasional," kata Djohar usai melantik kepengurusan PSSI Sulut di Manado, Sabtu (8/3).


Liga Sulut akan terbagi dalam empat zona, yakni Zona Manado, Zona Nusa Utara, Zona Bolaang Mongondow Raya dan Zona Minahasa Raya. Event perdana Liga Sulut akan diikuti oleh 18 tim, yang tercatat sebagai anggota PSSI. Mereka adalah PS. Manado, Persibom, Persmin, Persital, Persis dan beberapa tim handal lainnya. Liga Sulut sendiri akan memperebutkan total hadiah sebesar Rp. 180 juta.

Djohar juga berharap, Liga Sulut ini bisa menghasilkan pemain-pemain sepakbola nasional seperti Firman Utina, Reynald Mewengkang dan Jendry Pitoy, yang merupakan putra asli Sulawesi Utara, dan pernah menjadi pemain nasional dan membawa nama harum Indonesia baik secara nasional maupun internasional. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya