Berita

foto:net

Indonesia Terus Ikuti Perkembangan Hilangnya Pesawat Malaysia Airlines

MINGGU, 09 MARET 2014 | 08:33 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pemerintah Indonesia prihatin atas kehilangan kontak pesawat Malaysia Airlines nomor penerbangan MH 370 yang terbang dari Kuala Lumpur Malaysia menuju Beijing China, Sabtu pagi (8/7).

"Kami merasakan keprihatinan dan mendoakan keselamatan bagi seluruh penumpang pesawat terbang itu," kata Menteri Luar Negeri (Menlu), Marty Natalegawa di Jakarta, (Sabtu, 8/3)

Angkatan Laut Vietnam sebelumnya melaporkan  bahwa pesawat Malaysia Airlines nomor penerbangan MH370 itu telah jatuh di laut sekitar pulau Tho Chu Vietnam. Namun Pemerintah Malaysia melalui Menteri Transportasi, Datuk Seri Hishammuddin Hussein membantah pesawat tersebut jatuh di wilayah tersebut.


Marty mengaku terus mengikuti perkembangan insiden ini dan telah memberikan instruksi kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur dan KBRI Beijing untuk mengambil langkah-langkah antisipatif yang diperlukan. Marty juga telah melaporkan perkembangan ini kepada Presiden SBY untuk mendapat arahan lebih lanjut.

Marty mengkonfirmasi terdapat tujuh orang warga negara Indonesia di antara 239 pemakai jasa penerbangan MH370 Boeing B-777-200ER itu. Semula dikabarkan ada 12 warganegara Indonesia di dalamnya.  

"Kementerian Luar Negeri sudah mendapat nama-nama WNI itu dan saat ini pihak maskapai sedang menghubungi keluarga penumpang," kata Marty.

Seperti dikabarkan di situs resmi Setkab RI, Menlu juga sudah menginstruksikan KBRI di Kuala Lumpur dan KBRI di Beijing terus mengikuti perkembangan pencarian pesawat oleh tim SAR setempat.

Menurut keterangan CEO Malaysia Airlines, Ahmad Jauhari Yahya, dalam akun facebook resmi Malaysia Airlines, MH370 lepas landar Bandara Internasional Kuala Lumpur menuju Beijing pada pukul 00.41 dan tiba di Beijing pukul 06.30 pagi waktu setempat Sabtu (8/7), membawa total 239 penumpang termasuk dua balita dan 12 awak pesawat.

"Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH370 dari Kuala Lumpur menuju Beijing telah hilang kontak dengan menara pengawas penerbangan Subang pada Sabtu pukul 02.40 pagi," kata Yahya.

Para penumpang MH370 itu terdiri 152 warga China, 38 warga Malaysia, tujuh Indonesia, lima India, tujuh Australia, tiga Prancis, tiga Amerika Serikat, dua New Zealand, dua Ukraina, dua Kanada, satu Rusia, satu Italia, satu Taiwan satu Belanda dan satu Austria.

Berikut nama dan usia tujuh penumpang asal Indonesia: Firman Siregar (pria/25 tahun), Ferry Indra Suadaya (pria/42), Herry Indra Suadaya (pria/35), Sugianto (pria/47), Indra Suria Tanurisam (pria/57), Chynthya Tio Vinny (wanita/47), dan Willy Surijanto Wang (pria/53).

Kapten pilot B-777-200ER MH370 itu Kapten Zaharie Ahmad Shah, warganegara Malaysia berumur 53 tahun, yang sudah bekerja untuk Malaysia Airlines sejak 1981 dan memiliki 18,365 jam terbang.

Malaysia Airlines mengoperasikan rute Kuala Lumpur-Beijing berdasarkan kerja sama codeshare dengan China Southern Airlines, yang berjalan secara resiprokal. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya