Berita

foto: net

Dunia

TRAGEDI MH370

Keluarga Penumpang Asal Medan Menanti Kepastian di Kuala Lumpur

Diralat, Tujuh Penumpang Asal Indonesia
SABTU, 08 MARET 2014 | 20:05 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Wakil Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Hermono, menyebut bahwa penumpang asal Indonesia yang berada dalam pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 yang hilang kontak dalam penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Beijing berjumlah tujuh orang.

Pernyataan itu membantah rilis sebelumnya dari Malaysia Airlines yang menyebutkan penumpang Indonesia berjumlah 12 orang. Saat berita ini diturunkan pun, situs malaysiaairlines.com telah mengubah angka itu.

"Ada tujuh penumpang asal Indonesia. Pihak Malaysia Airlines akan menghubungi pihak keluarga," kata Hermono dalam sebuah wawancara di televisi swasta beberapa saat lalu.


Ia juga mengabarkan bahwa salah satu keluarga dari tujuh penumpang asal Indonesia tersebut saat ini telah berada di Kuala Lumpur untuk menanti kepastian informasi mengenai keadaan keluarganya yang berada dalam pesawat B777-200 tersebut.

"Satu keluarga sudah ada di Kuala Lumpur, KBRI akan lakukan pendampingan," jelasnya.

Hermono juga menyebut bahwa secara resmi, pihak Malaysia Airlines belum merilis daftar nama penumpang yang berada dalam pesawat tersebut. Sehingga, sekalipun sejumlah media Malaysia telah merilis nama-nama penumpang, ia meminta agar semua pihak menunggu pengumuman resmi dari pihak maskapai.

Sementara itu, ia menyebut bahwa pihak otoritas Malaysia belum bisa memastikan apakah pesawat tersebut jatuh di dekat perairan Vietnam, seperti informasi yang berkembang.

"Saat ini belum diketahui apakah jatuh di laut tersebut. Nasib pesawat tersebut belum bisa dipastikan," tuturmya.

Ia kembali menyebut bahwa keluarga salah satu penumpang asal Indonesia tersebut telah berada di Kuala Lumpur.

"Kami baru dapat satu keluarga asal Medan yang menunggu perkembangan selanjutnya," tandasnya. [ald]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Izin Dicabut, Toba Pulp Bongkar Dokumen Penghargaan dari Menteri Raja Juli

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:08

Prabowo Hadiri Forum Bisnis dan Investasi di Lancaster House

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:04

Bonjowi Desak KIP Hadirkan Jokowi dan Pratikno

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:57

15 Anggota Fraksi PDIP DPR Dirotasi, Siapa Saja?

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:50

Pramugari Florencia 13 Tahun Jadi Bagian Wings Air

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:35

Inggris Setuju Kerja Sama Bangun 1.500 Kapal Ikan untuk Nelayan RI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:31

Bukan Presiden, Perry Warjiyo Akui yang Usul Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:30

Wakil Kepala Daerah Dipinggirkan Setelah Pilkada

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:22

Konflik Agraria di Kawasan Hutan Tak Bisa Diselesaikan Instan

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:20

Krisis Bukan pada Energi, tapi Tata Kelola yang Kreatif

Rabu, 21 Januari 2026 | 16:54

Selengkapnya