Berita

foto: net

Dunia

Pesawat Malaysia Airlines Terdeteksi di Perairan Antara Malaysia dan Vietnam

SABTU, 08 MARET 2014 | 15:24 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sebuah pesawat Malaysia Airlines yang hilang kontak dalam perjalanan dari Kuala Lumpur menuju Beijing pada dini hari tadi (8/3) sudah berhasil dideteksi.

Komandan Angkatan Laut Vietnam Laksamana Ngo Van Phat telah melaporkan bahwa pesawat terdeteksi berada di perairan antara Malaysia dan Vietnam.

Pesawat nahas itu jatuh sekitar 153 mil (300 km) dari Pulau Tho Chu. Pulau ini terletak tak jauh dari sebuah pulau resort terkenal, Phu Quoc.


Phat mengatakan pihaknya siap untuk melakukan misi penyelamatan.

"Tidak ada kapal angkatan laut Vietnam di daerah itu pada saat ini, jadi kami harus meminta perahu dari Pulau Phu Quoc untuk penyelamatan," kata Phat, seperti dikutip media Vietnam Tuoi Tre beberapa saat lalu.

Pesawat dari maskapai Malaysia Airlines nomor penerbangan MH370 telah kehilangan kontak setelah terbang pada pukul 00.40 waktu setempat dini hari tadi (Sabtu, 8/3).

Pesawat B777-200 yang terbang dari Kuala Lumpur menuju Beijing, China ini awalnya diperkirakan akan tiba pukul 06.30. Namun pihak berwenang China telah menyatakan sama sekali belum menerima kontak dengan penerbangan yang dimaksud.

Jurubicara Malaysia Airlines, Lincoln Lee, mengkonfirmasi total penumpang di dalam pesawat yaitu 239 orang, termasuk dua bayi dan 12 awak pesawat. Lee menyebut para penumpang berasal dari 13 negara.

Dikutip dari malaysiaairlines.com, termasuk 12 warga negara Indonesia dan yang paling banyak adalah warga negara China dengan jumlah 152 dan Malaysia 38 orang. [ald]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya