Berita

PASIR TIMAH ILEGAL

Politisi Golkar Dua Kali Mangkir Pemeriksaan Tipiter Mabes Polri

SABTU, 08 MARET 2014 | 14:38 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani dikabarkan sudah dua kali mangkir dari panggilan pemeriksaan penyidk Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Mabes Polri.

Hidayat Arsani diduga terlibat dalam kasus penambangan pasir timah ilegal dengan tersangka Rusman alias Amin yang sejak Februari lalu bersama tiga orang lainnya dijebloskan ke penjara.

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Mabes Polri Irjen Ronnie F Sompie belum bisa memberi penjelasan mengenai mangkirnya Hidayat Arsani.


"Saya akan konfirmasi dulu (ke penyidik)," singkat Irjen Ronnie dalam pesan singkatnya.

Terlebih, Ronnie juga belum bisa menjelaskan perkembangan penanganan kasus ini.

Amin yang merupakan pemilik gudang timah di Jalan Teladan Dalam Toboali Bangka Selatan, Provinsi Kepuluan Bangka Belitung ditangkap 7 Februari 2014 lalu oleh Dit Tipiter Bareskrim Polri. Diduga, dalam pengakuan 4 orang yang sudah dipersangkakan itu nama Hidayat Arsani disebut para pelaku sebagai ‘pemberi dana’ kegiatan penambangan liar yang mereka lakukan.

Hidayat Arsani kini diajukan DPD Partai Golkar sebagai calon Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Kepulauan Babel. Dalam perkembangan proses pencalonan itu Hidayat diajukan ke DPRD Kepulauan Babel oleh Gubernur Babel Rustam Efendi untuk dipilih bersama Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Babel Ridwan Thalib.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya