Berita

foto: net

Dunia

Cegah Pelajar Kabur, Sekolah Berikan Waktu Khusus untuk Merokok

SABTU, 08 MARET 2014 | 13:23 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sebuah sekolah di Inggris tengah menjadi bahan pembicaraan hangat di tengah penduduk. Pasalnya, siswa di Honeyhill Pupil Referral Unit di kota Peterborough diberikan dua kali jam merokok tiap harinya, masing-masing 10 menit.

Peraturan ini hanya diperbolehkan bagi siswa yang telah mendapatkan persetujuan dari orangtuanya.

Sang kepala sekolah, Claire George, menjelaskan bahwa hal ini dilakukan untuk mencegah anak-anak kabur dari jam belajar. Karena menurut George, sekolah harus menjamin siswanya untuk selalu hadir di jam belajar.


George menyebut, pendekatan berbeda ini sengaja diberikan guna menjamin sistem pendidikan para muridnya.

"Pendekatan kami adalah bahwa siswa yang merokok, yang dapat persetujuan orang tua, memiliki dua kali 10 menit waktu untuk merokok yang sepenuhnya diawasi oleh pihak sekolah," kata George, seperti dilansir dari media setempat, The Guardian (Sabtu, 8/3).

Ia menghargai ada beberapa orang yang tidak setuju dengan pendekatan tersebut. Tapi, pihaknya telah menyepakati bahwa pendekatan itu jauh lebih efektif daripada hanya melarang merokok.

"Pengalaman kami sebelumnya bahwa siswa sering bolos atau melarikan diri pada siang hari untuk merokok," jelasnya. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya