Berita

foto:reuters

Dunia

Daging Halal Bisa Dilarang di Inggris

JUMAT, 07 MARET 2014 | 12:34 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Asosiasi Kedokteran Hewan Inggris, John Blackwell berpendapat, penyembelihan hewan secara Islami seharusnya dilarang.

Menurut dia, cara menyembelih halal (istilah Islam) atau kosher (istilah Yahudi) justru menyebabkan penderitaan yang seharusnya tidak perlu dirasakan oleh hewan.  Baik Islam ataupun Yahudi memiliki praktik penyembelihan hewan serupa, yakni dengan cara memotong leher hewan.

Blackwell menyebut bahwa sebelum disembelih, seharusnya dilakukan stunning atau penembakan bius hingga pingsan kepada hewan. Beberapa di antara hewan tersebut akan sadar hingga dua menit sebelum tewas.


Sebelumnya, pemerintah Denmark telah memberlakukan larangan penyembelihan hewan dengan tradisi Islam dan Yahudi. Menteri Pangan Denmark Dan Jorgensen menekankan, hak-hak hewan telah terlebih dahulu datang sebelum agama. Sikap Denmark tersebut, menurut Blackwell patut diikuti oleh Inggris.

"Pandangan kami selalu bahwa hewan harus dibius. Mereka seharusnya tidak merasa sakit ketika kematian," katanya dalam program Today Radio 4 seperti dilansir Daily Mail.

"Kami mencari titik pertemuan untuk meninjau kembali dasar bukti jelas yang menunjukkan bahwa penyembelihan hewan tanpa pembiusan membahayakan kesejahteraan. Bila itu tidak terjadi, kemudian saya akan memberikan label pada titik penjual yang memberikan informasi pilihan kepada konsumen. Bila itu tidak mungkin, kami akan mengupayakan larangan untuk membunuh tanpa stunning," tandasnya.[wid]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Izin Dicabut, Toba Pulp Bongkar Dokumen Penghargaan dari Menteri Raja Juli

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:08

Prabowo Hadiri Forum Bisnis dan Investasi di Lancaster House

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:04

Bonjowi Desak KIP Hadirkan Jokowi dan Pratikno

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:57

15 Anggota Fraksi PDIP DPR Dirotasi, Siapa Saja?

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:50

Pramugari Florencia 13 Tahun Jadi Bagian Wings Air

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:35

Inggris Setuju Kerja Sama Bangun 1.500 Kapal Ikan untuk Nelayan RI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:31

Bukan Presiden, Perry Warjiyo Akui yang Usul Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:30

Wakil Kepala Daerah Dipinggirkan Setelah Pilkada

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:22

Konflik Agraria di Kawasan Hutan Tak Bisa Diselesaikan Instan

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:20

Krisis Bukan pada Energi, tapi Tata Kelola yang Kreatif

Rabu, 21 Januari 2026 | 16:54

Selengkapnya