Berita

ilustrasi/net

PILPRES 2014

Kondisi PDI Perjuangan Semakin Rumit Bila Terpengaruh Manuver ARB

KAMIS, 06 MARET 2014 | 21:25 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Ada banyak makna di balik pernyataan Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie, yang menyebut hanya dirinya dan Megawati Soekarnoputri yang memiliki boarding pass untuk maju dalam Pilpres 2014.

Di saatu sisi, pernyataan ini mau "mengangkat" Megawati yang memiliki otoritas dalam menentukan capres PDI Perjuangan. Di saat bersamaan, pernyataan ini mau "menjatuhkan" Jokowi yang memiliki elektabilitas yang sangat tinggi, dan di atas ARB.

"Di sisi lain, pernyataan itu berusaha melihat reaksi elite PDIP terhadap statetment yang dikeluarkan. Nah, kalau sampai elite PDIP terpancing bisa semakin membuat rumit kondisi internal PDIP, yakni promega dan projo," kata Direktur Political Communications Institute Unversitas Mercu Buana, Heri Budianto, saat dihubungi wartawan di Jakarta (Kamis, 6/3).


Heri pun menilai pernyataan ARB itu bukan hendak menyerang bakal capres lain, soal peluang mereka maju jadi capres. Tapi lebih kepada usaha mengarah ke PDI Perjuangan.

Sebelumnya diberitakan, Aburizal Bakrie menyatakan baru hanya ada dua orang yang memiliki boarding pass untuk pilpres 2014. Yakni dirinya sebagai capres dan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie, serta Megawati Soekarnoputri. Bakal calon lain belum memiliki boarding pass. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya