Berita

Ibas Yudhoyono

Politik

Ibas Yudhoyono: Rakyat Juga Butuh Perhatian

RABU, 05 MARET 2014 | 20:51 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) terus berusaha memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat.

Menurutnya, masyarakat tidak hanya perlu diutamakan serta diperjuangkan kepentingannya , namun sentuhan secara langsung kepada masyarakat secara riil adalah hal yang lebih penting untuk dilakukan.

"Karena masyarakat tidak hanya butuh dibela namun juga diperhatikan secara nyata," tegas Ibas saat melakukan blusukan untuk menemui konstituennya di Desa Watukarung, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Rabu (5/4).


Jadi, sambung Ibas, adalah sudah menjadi kewajiban dirinya dan Demokrat untuk selalu mendengarkan aspirasi masyarakat.

Seperti dalam rilis yang diterima redaksi, mengawali kegiatan blusukannya, putra kedua Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan mengelar acara silaturahmi bersama masyarakat Desa Watukarung. Seusai bersilaturahmi, Ibas kemudisan meninjau lokasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang menjadi pusat pelelangan Ikan hasil tangkapan nelayan setempat dan melakukan pengecatan perahu nelayan.

Dari Desa Watu Karung, Ibas melanjutkan blusukan ke Desa Glinggan. Di desa tersebut, Ibas yang ditemani Bupati Kabupaten Pacitan, Indartato, melakukan panen padi. Usai itu, Ibas kemudian mencoba merontokkan padi dengan menggunakan mesin perontok yang biasa digunakan masyarakat setempat. Selepas itu, ibas kemudian menanam pohon papaya di Desa Punung, Kecamatan Punung.

Selepas itu, Ibas kemudian menginisiasi fogging untuk memberantas nyamuk di Dusun Pager, Kecamatan Ajowinangun Kabupaten Pacitan,  Ibas juga menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga sekitar.

"Kunjungan saya pada saat sekarang adalah untuk lebih menghangatkan hubungan saya dengan warga di Kabupaten Pacitan. Saya merasa senang dan terharu atas sambutan  warga," tandas Ibas. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya