Berita

Hukum

Inilah Dalih Azwar Abubakar Tunjuk Ketua Proyek Dermaga Sabang

SELASA, 04 MARET 2014 | 13:16 WIB | LAPORAN:

Ini kali kedua Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi, Azwar Abubakar menjalani pemeriksaan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Azwar menjelaskan, sebelumnya pada 28 Januari 2014 lalu, dirinya hanya diperiksa oleh penyidik KPK selama dua jam.  

"Sampai setengah 12 (siang) saja. Setelah sholat Jumat saya lihat lagi jamnya. Saya koreksi dan saya pulang. Jadi bukan enam jam," bantah Azwar usai pemeriksaan, kepada wartawan di gedung KPK, Selasa (4/3).

Sedangkan untuk kedua kalinya pada hari ini dirinya diperiksa selama tiga jam terhitung mulai pukul 8 pagi tadi.


"Keluar sekarang jadi total tiga jam. Jadi total sama kemarin lima jam," jelasnya.

Dalam pemeriksaan tadi, menurut Azwar, penyidik KPK lebih bertanya soal keterlibatannya dalam kasus korupsi proyek pembangunan jembatan di Sabang, Aceh tahun 2006-2010. Jabatannya saat itu adalah pelaksana tugas (Plt) Gubenur Aceh.

"Saya jadi Plt Gubernur Aceh tapi kewenangannya penuh setelah tsunami. Kira-kira minggu pertama 2005 saya diangkat jadi Plt tapi kewenangan penuh," jelasnya.

Dengan jabatan itu otomatis dirinya diangkat menjadi anggota Dewan Kawasan Sabang. Ketuanya sendiri adalah Gubernur, sedangkan anggotanya yakni Walikota Banda Aceh dan Bupati Aceh Besar yang menjabat saat itu.

"Pertengahan 2006 saya dipanggil kepala dermaga Sabang yang lama yakni Pak Sauta. Saya tanya apa yang dia kerjakan tapi ternyata kecil gerakannya," jelasnya.

Karena tidak puas dengan kinerja Sauta, Azwar pun mengganti posisinya dengan Tengku Saeful yang merupakan seorang dosen.

"Setelah angkat Saeful saya berhenti jadi gubernur," jelasnya.

Azwar juga menyebut, ada banyak kandidat yang masuk bursa pemilihan ketua dermaga proyek tersebut. Nama Saeful ditunjuknya karena melihat latar belakang  bersangkutan sebagai orang teknik, tim dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan memiliki jaringan luas di Kementerian, lembaga dan DPR menurutnya sangat cocok untuk jabatan tersebut.

Azwar yakin KPK tidak mencium keterlibatannya dalam kasus korupsi ini. Buktinya, ia hanya diperiksa sebentar.[wid]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch 1 Masih Dibuka, Begini Caranya

Kamis, 23 Juli 2026 | 05:59

Sesat Pikir Program MBG

Kamis, 23 Juli 2026 | 05:45

Demi Lunasi Utang Pinjol, Seorang Wanita Hampir Disetubuhi Debt Collector

Kamis, 23 Juli 2026 | 05:18

Cinta dan Benci Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 | 04:59

Saatnya Generasi Milenial Tampil Tentukan Nasib Bangsa di Pemilu 2029

Kamis, 23 Juli 2026 | 04:40

Sumpah Sudaryono dan Donny

Kamis, 23 Juli 2026 | 04:20

49 Startup Binaan IPB University Didorong jadi Produk Unggulan Nasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 03:50

Prabowo-Anies Flagships

Kamis, 23 Juli 2026 | 03:25

TelkomGroup Perkuat Peran Penggiat Budaya Lewat CAMG 2026

Kamis, 23 Juli 2026 | 02:59

Negara OKI Didesak Bantu Iran Hadapi Agresi AS dan Israel

Kamis, 23 Juli 2026 | 02:45

Selengkapnya