Berita

akbar faisal/net

Hukum

Gagal Temui Anas, Akbar Titip Pesan Kasus Century

SENIN, 03 MARET 2014 | 22:17 WIB | LAPORAN:

Penggagas Pansus Century Akbar Faizal mengunjungi Anas Urbaningrum, untuk mengumpulkan puzzle atau teki-teki yang tercecer pada kasus Bank Century.

"Anas beberapa waktu lalu mengatakan dia diminta oleh SBY untuk mengamankan agar efek Century tidak sampai kepada dirinya (SBY) dan lembaga kepresidenan. Jadi, saya ingin tahu bagaimana peristiwanya," kata Akbar saat dikonfirmasi redaksi usai mengunjungi Gedung KPK yang berencana menemui Anas, Senin (3/3).

Namun begitu, Ketua DPP Partai NasDem itu tidak berhasil menemui mantan Ketum Partai Demokrat itu. Akbar gagal bertemu dengan Anas karena tidak mendapat izin dari KPK. Akbar hanya ditemui Atila istri Anas.


Akbar terangkan, penuntasan kasus Century ini menjadi penting. Apakah benar SBY tak tahu soal keputusan bailout Century itu, seperti pidato presiden pada tanggal 3 Maret 2010 di Istana negara sebagai tanggapan atas berakhirnya masa kerja pansus saat itu. Pasalnya, ada beberapa pembuktian bahwa SBY sebenarnya tahu keputusan tersebut.

"Saya khawatir ada kebohongan publik disini," kata Akbar.

Kasus besar ini sendiri semakin jelas karena Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto sendiri, telah menyatakan ada pihak lain yang terlibat dari keputusan bailout itu pasca penggeledan di kantor BI beberapa waktu lalu.

Menurut Akbar, langkah-langkah yang dilakukannya sekarang seperti mencari tahu tentang berbagai hal yang dianggap masih kabur kepada Anas Urbaningrum tersebut sebagai bentuk pengawalan kasus yang amat sangat lamban penanganannya ini.

Karena tak sempat ketemu Anas, Akbar menitipkan pesan melalui istri Anas tadi dan berjanji akan memberikan jawaban secepatnya. [rus]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch 1 Masih Dibuka, Begini Caranya

Kamis, 23 Juli 2026 | 05:59

Sesat Pikir Program MBG

Kamis, 23 Juli 2026 | 05:45

Demi Lunasi Utang Pinjol, Seorang Wanita Hampir Disetubuhi Debt Collector

Kamis, 23 Juli 2026 | 05:18

Cinta dan Benci Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 | 04:59

Saatnya Generasi Milenial Tampil Tentukan Nasib Bangsa di Pemilu 2029

Kamis, 23 Juli 2026 | 04:40

Sumpah Sudaryono dan Donny

Kamis, 23 Juli 2026 | 04:20

49 Startup Binaan IPB University Didorong jadi Produk Unggulan Nasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 03:50

Prabowo-Anies Flagships

Kamis, 23 Juli 2026 | 03:25

TelkomGroup Perkuat Peran Penggiat Budaya Lewat CAMG 2026

Kamis, 23 Juli 2026 | 02:59

Negara OKI Didesak Bantu Iran Hadapi Agresi AS dan Israel

Kamis, 23 Juli 2026 | 02:45

Selengkapnya