Berita

Andi Arief

Ini Jawaban Istana Soal Gunung Ciremai Dijual 60 Triliun

SENIN, 03 MARET 2014 | 18:54 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kabar yang menyebutkan Gunung Ciremai di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, dijual kepada investor asing dibantah Istana. Staf Khusus Presiden Andi Arief menegaskan tidak ada kebijakan menjual Gunung Ciremai seharga Rp 60 triliun.

"Tidak ada kebijakan atau dalam rencana sekalipun untuk menjual Gunung Ciremai kepada Chevron dengan harga 60 triliun," kata Andi Arief kepada Rakyat Merdeka Online sesaat tadi (Senin, 3/3).

Ditegaskan dia, berita mengenai penjualan Gunung Ciremei tidak benar alias hoax. Kebijakan atau rencana penjualan Gunung Ciremei ke Cevron tidak pernah muncul dalam sidang kabinet dan bukan berdasarkan statemen langsung dari presiden atau menteri.


Andi Arief pun meminta berita hoax penjualan Gunung Ciremei segera dihentikan. Sumber pertama berita harus meralat segera semua praduga yang sudah disebarkan karena sudah meresahkan masyarakat .

"Memang ini menjelang pemilu, masih banyak cara terhormat yang dapat dilakukan. Bukan dengan menyebar berita seperti itu," demikian Andi Arief.

Kabar yang menyebutkan Gunung Ciremai dijual Rp 60 triliun banyak diberitakan media online lokal sepekan terakhir. Kabar ini kemudian menyebar lewat broadcast Blackberry Messengger (BBM) dan jejaring sosial Facebook serta Twitter.

Tak cukup sampai di situ, ajakan untuk menyelamatkan Gunung Ciremai berdatangan melalui hashtag #saveciremai sampai hari ini. Dalam "selebaran" itu disebutkan bahwa Gunung Ciremai dijual kepada perusahaan minyak asal Amerika, Chevron, dalam kontrak kerja sama dengan pemerintah pusat dan Provinsi Jawa Barat.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Kapolri Resmikan Laboratorium Uji Seragam untuk Tingkatkan Perlindungan

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17

MK Tolak Gugatan UU IKN, Ibu Kota RI Tetap Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00

Menhut Gaungkan Pengakuan Hutan Adat di Markas PBB

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Rupiah Babak Belur, BI Kembali Sebut Kebutuhan Dolar Membludak

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49

Laut dan Manusia Harus Saling Menjaga

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39

Bleng-Blengan Sawah Blora, Cara Lama Petani Usir Tikus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28

Peradilan Berjalan, GMNI Tetap Minta Dibentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16

Menkop dan Wakil Panglima Kompak Kawal Operasional Kopdes

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10

Masa Depan Hotel Mewah dan Pariwisata di Indonesia Tourism Xchange 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01

Selengkapnya