Berita

Presiden sby di gunung padang

SBY: Penelitian Gunung Padang Bukan Klenik

MINGGU, 02 MARET 2014 | 22:53 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Presiden SBY malam ini (Minggu, 2/3) menyampaikan secara singkat pandangannya mengenai riset yang dilakukan di situs megalitikum Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat. Sudah sejak tiga tahun terakhir penelitian di situs megalitikum ini jadi bahan pembicaraan di kalangan peneliti dan ilmuwan, juga masyarakat politik dan masyarakat awam.

Diduga kuat, di bawah hamparan bebatuan megalitikum di Gunung Padang tertimbun bangunan buatan manusia berusia sangat tua.

Hari Rabu lalu (25/2) SBY didampingi Ibu Ani Yudhoyono dan sejumlah menteri mendapatkan pemaparan yang lengkap dan utuh mengenai riset Gunung Padang yang disampaikan ahli-ahli yang tergabung dalam Tim Terpadu Riset Mandiri (TTRM) dipimpin Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana (SKP BSB) Andi Arief.


Gubenur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Wakil Gubernur Jawa Barat Dedy Mizwar juga ikut mendampingi kunjungan SBY dan rombongan ke Gunung Padang.

"Beberapa hari lalu, saya meninjau Situs Gunung Padang di Cianjur. Diduga situs ini merupakan bangunan prasejarah "terbesar" di dunia," ujar SBY membuka kultwitnya.

Dia mengatakan, menerima laporan mengenai riset Gunung Padang dari para peneliti dan pakar unggulan Indonesia sejak tahun 2011.

"Secara ilmiah, bukan klenik, didapat gambaran tentang misteri situs tsb. Penelitian ini perlu dituntaskan utk menguak sejarah masa silam," demikian SBY.

SBY juga merujuk hasil peneltian TTRM yang antara lain memperkirakan usia bangunan di bawah permukaan Gunung Padang lebih tua dari piramida di Mesir serta memiliki ukuran sekitar sembilan kali Candi Borobudur. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Kapolri Resmikan Laboratorium Uji Seragam untuk Tingkatkan Perlindungan

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17

MK Tolak Gugatan UU IKN, Ibu Kota RI Tetap Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00

Menhut Gaungkan Pengakuan Hutan Adat di Markas PBB

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Rupiah Babak Belur, BI Kembali Sebut Kebutuhan Dolar Membludak

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49

Laut dan Manusia Harus Saling Menjaga

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39

Bleng-Blengan Sawah Blora, Cara Lama Petani Usir Tikus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28

Peradilan Berjalan, GMNI Tetap Minta Dibentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16

Menkop dan Wakil Panglima Kompak Kawal Operasional Kopdes

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10

Masa Depan Hotel Mewah dan Pariwisata di Indonesia Tourism Xchange 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01

Selengkapnya