Berita

foto:net

Dunia

Taliban Umumkan Gencatan Senjata Selama Sebulan

MINGGU, 02 MARET 2014 | 14:03 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Taliban Pakistan mengumumkan gencatan senjata selama sebulan untuk memfasilitasi dimulainya kembali pembicaraan damai yang sempat ditangguhkan oleh pemerintah.

"Kami mengumumkan gencatan senjata selama sebulan dari hari ini dan meminta semua kawan-kawan kami untuk menghormati keputusan dan menahan diri dari aktivitas apapun selama periode ini," kata jurubicara Tehrik-e-Taliban Pakistan (TTP), Shahidullah Shahid, seperti dilansir dari VOA (Minggu, 2/3).

Ia menjelaskan, arahan juga telah dikeluarkan kepada semua faksi Taliban untuk menghormati gencatan senjata dengan menghindari semua
kegiatan jihad kegiatan.

kegiatan jihad kegiatan.

"Kami percaya pemerintah akan serius mempertimbangkan keputusan kami dan akan menjaga proses negosiasi agar bebas dari semua jenis berpolitik dan akan membuat kemajuan dalam cara yang positif," lanjut Shahid.

Sementara itu, kepala negosiator pemerintah Irfan Siddiqui mengatakan bahwa gencatan senjata telah disambut baik oleh pemerintah.

"Kami menyambut pengumuman ini. Ini merupakan perkembangan yang bahagia dan positif. Kami berharap proses dialog akan bergerak maju," ujanya.

Sebelumnya, proses perdamaian sempat dihentikan pemerintah Pakistan pada 17 Februari lalu setelah Taliban memenggal 23 kepala tentara Korps Perbatasan yang diculik pada 2010. Setelah proses itu ditunda, pemerintah melakukan serangan dengan menggunakan jet militer yang menewaskan lebih dari 100 orang.[wid]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya