Berita

Dunia

Militer Rusia di Ukrania Dituding Ilegal

MINGGU, 02 MARET 2014 | 11:07 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Ukraina menuduh Rusia telah mengirim ribuan tentara tambahan ke Crimea dengan dalih membantu memulihkan ketenangan di wilayah semenajung itu.

Seperti dilansir AFP (Minggu, 2/3), Menteri Pertahanan Ukraina, Igor Tenyukh mengatakan dalam sidang kabinet pertama bahwa angkatan bersenjata Rusia telah mengirimkan 30 kendaraan lapis baja dan 6 ribu tentara tambahan di Crimea.

Hal ini dilakukan Rusia sebagai upaya untuk membantu kelompok yang mendukung kesepakatan predagangan yang lebih luas dengan Uni Eropa pada tahun lalu, di mana Presiden Ukraina Viktor Yanukovich menolaknya sehingga menjadi awal krisis politik di negara tersebut.


Tenyukh menuduh Rusia mulai mengirim bala bantuan tersebut sejak Jumat (28/2) tanpa adanya izin dari pemerintah Ukraina.

Perlu diketahui, krisis ini kian menegang setelah Presiden Yanukovich berhasil digulingkan oleh oposisi dan melarikan diri ke Rusia, setelah mendapat perlindungan suaka.[wid]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya