Berita

rizal ramli naik Becak sebelum debat konvensi rakyat di medan

Rizal Ramli Presiden, Rakyat Sejahtera

SABTU, 01 MARET 2014 | 20:31 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Indonesia saat ini banyak menghadapi berbagai persoalan ekonomi yang nantinya akan menjadi pekerjaan rumah bagi presiden 2014. Karena itu, presiden 2014 yang terpilih nanti mesti dapat menuntaskan PR tersebut.

"Secara pribadi saya melihat Pak Rizal Ramli punya kapasitas untuk menyelesaikan masalah-masalah bangsa dari sisi ekonomi," ujar Wakil Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Pasundan Bandung,  Dr. Juanim SE, MSI., kepada Rakyat Merdeka Online di Bandung  (Sabtu, 1/2).

Menurut dia, PR besar yang bisa diselesaikan Rizal Ramli yang pernah menjadi Menko Perekonomian adalah meningkatkan kesejahteraan rakyat. Terkait harapan ini, hal pertama yang harus dilakukan adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia. SDM yang kuat dengan sendirinya menjadikan kita memiliki kapasitas dalam mengelola potensi-potensi ekonomi yang ada.


"Selain SDM, perlu juga memperbaiki pengelolaan sumber daya alam. Selama ini pengelolaan sumber daya alam yang ada belum maksimal dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat," paparnya.

Tugas berat lain yang harus diselesaikan adalah memperbaiki moralitas bangsa. Menurut Juanim, moralitas bangsa saat ini sudah ambruk dan jika tidak segera diatasi akan membawa bangsa pada kehancuran. "Saya berharap ke depan Pak Rizal Ramli bila terpilih menjadi pemimpin menyelesaikan masalah-masalah ini," demikian Juanim. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya