Berita

Dunia

Selidiki Matahari, India akan Luncurkan Satelit Aditya pada Tahun 2020

SABTU, 01 MARET 2014 | 16:55 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Setelah berhasil meluncurkan Misi Orbiter Mars, India kini bersiap-siap untuk melakukan ekspedisi berikutnya ke matahari.

Negara yang terkenal dengan bangunan Taj Mahal ini akan mengirim misi untuk menyelidiki matahari yang rencananya akan diluncurkan tahun 2020. Satelit dengan berat 400 kg, yang akan ditempatkan sejauh 800 km dari orbit bumi ini akan diberi nama Aditya.

"Aditya diluncurkan ke Matahari telah direncanakan antara tahun 2017 dan 2020. Satelit ini akan berada di sekitar Bumi. Beberapa peralatan sedang direncanakan untuk itu," kata kepala Indian Space Research Organization (ISRO) K. Radhakrishnan di Chennai, Jumat (28/2).


Seperti dikutip media setempat Zee News India (Sabtu, 1/3), sebenanya satelit Aditya ini sudah direncanakan sejak 2008 lalu untuk mempelajari korona atau bagian terluar matahari yang memiliki suhu lebih dari 1 juta derajat.

Namun sekarang, satelit ini akan dilengkapi dengan teleskop imager ultraviolet untuk mengamati seluruh piringan matahari sehingga ilmuwan dapat mengetahui hal-hal yang terjadi di permukaan matahari seperti badai matahari, yang berdampak terhadap atmosfer di bumi.

Awalnya, proyek misi ini diperkirakan akan menghabiskan dana sekitar 10 juta dolar AS. Namun setelah di-upgrade, diperkirakan akan menghabiskan dana dua kali lipat dari dana awal yaitu sebesar 20 juta dolar AS.[zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya