Berita

Natalius Pigai/net

Hukum

Komas HAM Selidiki Penyekapan 15 Pembantu di Medan

SABTU, 01 MARET 2014 | 14:18 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memutuskan melakukan pemantauan dan penyelidikan terkait kasus penyekapan yang melibatkan 15 pekerja rumah tangga (PRT) di Medan Sumatera Utara.

"Kami akan melakukan olah TKP,"  Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai kepada redaksi, Sabtu (1/3).

Dalam olah TKP ini, pihaknya akan menggali informasi dari korban, majikan, saksi-saksi dan akan menggelar pertemuan dengan  polisi setempat, untuk mengetahui bagaimana kejadian sesungguhnya.


"Korban dan majikan akan kami wawancara," ungkap Pigai.

Semula kasus penyekapan ini terkuak dari tewasnya salah satu pekerja yang berasal dari Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Sebanyak 15 pekerja ini dievakuasi setelah sebelumnya selama tiga tahun disekap di kediaman Mohar, pengusaha burung walet yang beralamat di Perumahan Famili Medan Johor.

Selain mengalami kekerasan fisik maupun verbal, mereka juga tidak mendapatkan haknya selama bekerja 14 jam dalam satu hari. Bahkan empat dari 15 korban merupakan pekerja yang masih berusia dibawah umur yang juga ikut disekap di lantai empat kediaman sang majikan. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya