. Rata-rata orang Inggris saat ini masih aktif melakukan beberapa aktifitas sebelum tidur. Aktifitas yang biasa mereka lakukan sebelum tidur adalah menonton televisi, memperbaharui sosial media, mempersiapkan pakaian, dan membaca buku.
Hal tersebut diungkapkan oleh penelitian terbaru yang dilakukan oleh perusahaan kasur busa memori yang berbasis di Newcastle, Ergoflex seperti dilansir Daily Mail pada Kamis (27/2).
Penelitian tersebut melibatkan lebih dari 2.500 warga Inggris, baik laki-laki ataupun perempuan, dari sejumlah wilayah. Penelitian
bertujuan untuk mencari tahu bagaimana warga Inggris menghabiskan waktu ketika bersiap tidur. Mereka ditanyai tentang kebiasaan apa saja yang biasa mereka lakukan ketika hendak tidur. Mereka bisa memberikan lebih dari satu jawaban.
bertujuan untuk mencari tahu bagaimana warga Inggris menghabiskan waktu ketika bersiap tidur. Mereka ditanyai tentang kebiasaan apa saja yang biasa mereka lakukan ketika hendak tidur. Mereka bisa memberikan lebih dari satu jawaban.
Hasil penelitian menemukan bahwa hampir tiga perempat atau di atas 70 persen warga Inggris biasanya mengecek sosial media, baik
facebook ataupun
twitter. setengah jam sebelum tidur. Selain itu, 65 persen menyebut bahwa mereka biasa menonton televisi ataupun film beberapa saat sebelum tidur. 63 persen warga Inggris juga biasa mempersiapkan pakaian yang akan mereka kenakan esok hari. Dan lebih dari 50 persen di antaranya biasa membaca beberapa lembar halaman buku sebelum tidur.
Rata-rata warga Inggris mengecek perkembangan sosial media sebanyak empat kali dalam kurun waktu setengah jam sebelum mereka terlelap tidur. Media sosial yang paling banyak mereka akses adalah
facebook.
Sementara mereka yang menonton televisi menghabiskan rata-rata waktu sebanyak 17 menit sebelum tidur. Lebih dari 70 persen di antara mereka melakukan aktivitas lainnya pada waktu yang sama.
Selain itu, warga Inggris juga kerap menghabiskan setidkanya tujuh menit untuk mempersiapkan pakaian yang akan mereka kenakan esok hari. Sedangkan mereka yang membaca buku sebelum tidur rata-rata hanya mampu membaca tiga halaman buku.
Managing Director dari Ergoflex Jed MacEwan, menyebut bahwa penelitian tersebut bermaksud untuk mencari tahu kebiasaan apa yang dilakukan warga Inggris sebelum tidur.
"Menarik bahwa banyak warga Inggris yang memiliki kebiasaan yang sama setiap malam, setengah jam sebelum tidur. Walaupun agak mengejutkan bahwa rata-rata mereka aktif dalam kebiasaan malamnya," jelasnya.
Sementara itu para pakar kesehatan sebelumnya telah menyebutkan bahwa untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik, maka harus menjauhkan diri dari aktifitas yang melibatkan perangkat teknologi sebelum tidur.
Penelitian tahun 2012 lalu menemukan bahwa menggunakan perangkat elektronik selama dua jam sebelum tidur bisa menyebabkan gangguan tidur.
Tim peneliti dari Lighting Research Centre (LRC) di Institut Politeknik Rensselaer yang melakukan penelitian tersebut menyakini
bahwa tampilan dan paparan cahaya dari perangkat telepon atau komputer menyebabkan adanya penekanan melatonin. Melatonin adalah hormon di dalam tubuh manusia yang berperan dalam berbagai proses fisiologis seperti mengatur di antaranya adalah ritme biologis, regulasi tekanan darah, sistem kekebalan tubuh manusia.
"Penelitian kami menunjukkan bahwa dua jam paparan cahaya dari tampilan elektronik bisa menekan maltonin sekitar 22 persen," kata Profesor dan juga direktur Light and Health Programme LRC, Mariana Figueiro.
Hal tersebut, lanjutnya, mampu merangsang sistem sirkadian manusia yang menggangggu dan berdampak pada kualitas tidur bagi mereka yang menggunakan perangkat tersebut sebelum tidur. Sehingga para pakar menyarankan untuk tidak menggunakan perangkat teknologi setidaknya setengah jam sebelum terlelap tidur untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik.
[ysa]