Berita

PBB Akan Usung Capres Konvensi Rakyat

KAMIS, 27 FEBRUARI 2014 | 20:05 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Partai Bulan Bintang (PBB) sudah deklarasi mengusung Yusril Ihza Mahendra sebagai calon presiden pada Pemilu 2014. Meski demikian, PBB masih membuka peluang lain salah satunya mengendorse peserta Konvensi Capres Rakyat maju di Pilpres.

"Kami melihat konvensi rakyat gagasan yang baik untuk menjalin calon alternatif," ujar Ketua Majelis Syuro PBB Yusril Ihza Mahendra saat konferensi pers di kantornya, di Jakarta (Kamis, 27/2).

Menurut Yusril konvensi rakyat cara yang baik untuk menghasilkan kandidat presiden terbaik. Selain itu, kata Yusril yang juga ikut konvensi rakyat, peserta konvensi adalah tokoh-tokoh terbaik di bidangnya masing-masing.


Konvensi rakyat diikuti tujuh peserta. Selain Yusril, peserta lainnya adalah ekonom senior yang juga Menko Perekonomian era Gus Dur, Rizal Ramli, Rektor Universitas Islam Eropa Sofyan Siregar, Bupati Kutai Timur yang juga Kepala Apkasi Isran Noor, aktivis Tony Ardi, pengusaha Ricky Sutanto, dan aktivis perempuan Anni Iwasaki.

Ada beberapa peserta konvensi yang disorot dan besar kemungkinan akan diusung PBB pada Pilpres mendatang sebagai capres. Diantaranya Isran Noor dan Rizal Ramli.

Dalam kesempatan itu Yusril juga menyorot konvensi yang digelar Partai Demokrat. Menurut dia, meski digelar partai berkuasa di Parlemen saat ini, konvensi tersebut kurang menyorot perhatian publik. Sebaliknya, sambutan masyarakat terhadap konvensi rakyat yang diselenggarakan beberapa tokoh nasional sangat besar.

"Ini terlihat dari besarnya antusiasme masyarakat dalam penyelenggaraan konvensi rakyat di beberapa kota besar sebelumnya. Dalam waktu dekat ini konvensi akan berlangsung di Bandung, dan terakhir akan digelar di Jakarta. Konvensi lain yang saat ini kalau kita lihat, antusiasme publik sepertinya kurang," demikian Yusril.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya