Berita

transjakarta karatan/net

Hukum

KPK Jangan Memble untuk Kasus Korupsi Transjakarta

RABU, 26 FEBRUARI 2014 | 15:13 WIB | LAPORAN:

. Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) mendukung agar kewenangan penyadapan tetap diberikan kepada KPK karena masih masifnya korupsi di Indonesia.

Namun menurut Koordinator Fitra  Uchok Sky Khadafi,  KPK juga harus bisa pro aktif untuk mengungkapkan kasus-kasus korupsi yang sudah terang benderang ada di depan mata, tanpa mencari-cari alasan.

"Masyarakat tentunya mendukung kewenangan penyadapan oleh KPK tetap ada karena korupsi semakin merajalela," katanya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (26/2).


Sebab tanpa penyadapan, kata Uchok, mustahil terbongkar kasus-kasus korupsi di Indonesia.

Untuk kasus yang terang benderang terjadi tindak korupsi, Fitra menyayangkan hingga saat ini belum ada action dari KPK. Dia mencontohkan kasus pengadaan bus Transjakarta dan Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB) dari China.

Padahal dengan fakta-fakta yang ada, ungkap Uchok, seperti harga yang tidak masuk akal, kondisi bus yang berkarat dan kelihatan seperti bus bekas serta dicopotnya kepala dinas perhubungan DKI Jakarta, sudah harus membuat KPK untuk menyidiknya.

"Ini kan sudah terang benderang sekali, harga bus yang sangat mahal, kondisi bus yang berkarat dan bekas dan juga dicopotnya kepala dinas perhubungan DKI oleh Jokowi-Ahok, sudah menjadi indikasi kuat terjadinya korupsi. Tapi nyatanya KPk diam saja," jelasnya.

Yang anehnya lagi menurut Uchok, Abraham Samad bukanya melakukan penyidikan tapi malah mengatakan menunggu pengaduan masyarakat.

"Kalau untuk kasus lain KPK sampai menyadap untuk mendapatkan bukti, tapi untuk kasus ini bukti sudah ada, tapi KPK diam saja. Ini kan jadi menimbulkan kecurigaan publik bahwa ada apa-apanya dengan KPK," demikian Uchok. [rus]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch 1 Masih Dibuka, Begini Caranya

Kamis, 23 Juli 2026 | 05:59

Sesat Pikir Program MBG

Kamis, 23 Juli 2026 | 05:45

Demi Lunasi Utang Pinjol, Seorang Wanita Hampir Disetubuhi Debt Collector

Kamis, 23 Juli 2026 | 05:18

Cinta dan Benci Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 | 04:59

Saatnya Generasi Milenial Tampil Tentukan Nasib Bangsa di Pemilu 2029

Kamis, 23 Juli 2026 | 04:40

Sumpah Sudaryono dan Donny

Kamis, 23 Juli 2026 | 04:20

49 Startup Binaan IPB University Didorong jadi Produk Unggulan Nasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 03:50

Prabowo-Anies Flagships

Kamis, 23 Juli 2026 | 03:25

TelkomGroup Perkuat Peran Penggiat Budaya Lewat CAMG 2026

Kamis, 23 Juli 2026 | 02:59

Negara OKI Didesak Bantu Iran Hadapi Agresi AS dan Israel

Kamis, 23 Juli 2026 | 02:45

Selengkapnya