Berita

Politik

Klaim Palmer Situmorang Cs Terbantahkan

SELASA, 25 FEBRUARI 2014 | 21:51 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Keluhan advokat Palmer Situmorang terkait pengelolaan di ITC Roxy Mangga Dua (IRMD) dan Graha Cempaka Mas (GCM) tidak beralasan. Palmer mengeluhkan kenaikan tarif listrik, air dan penambahan PPN 10 persen yang ditetapkan PPRS dan PT Duta Pertiwi sebagai pengelola.

Segala keluhan itu dilontarkan Palmer dalam rapat konsultasi antara segelintir warga, pengelola dan PPRS IRMD dan GCM ilegal di DPR, yang berlangsung siang hingga sore tadi (Selasa, 25/2). Rapat yang digelar Ruang Paripurna Gedung Nusantara II tersebut dihadiri utusan Kementerian Perumahan Rakyat, Badan Pertanahan Nasional (BPN), Direktorat Jenderal Pajak, REI, Polri, Pemprov DKI, PLN, dan PDAM Jaya.

Selain Palmer keluhanan juga datang dari Haida Sutami. Kedua perwakilan pengurus Perhimpunan Rumah Susun (PPRS) IRMD dan GCM ilegal itu juga melontarkan berbagai tuduhan kepada PPRS yang diakui pemerintah dan pengelola, diantaranya penggelapan pajak. 


Pihak Dirjen Pajak, PLN dan PDAM Jaya yang hadir dalam rapat konsultasi menyatakan distribusi listrik dan air langsung ke konsumen memang tak dikenakan pajak. Namun, sesuai keterangan Kanwil Ditjen Pajak DKI, listrik dan air yang dikelola PT Duta Pertiwi sebagai wajib pajak lalu didistribusikan ke warga, harus kena pajak.

Kakanwil Ditjen Pajak DKI menegaskan, pemakaian listrik di atas 6.600 watt dikenakan tambahan PPN 10 persen. Dan penggunaan air bersih yang ditampung dan selanjutnya didistribusikan oleh pengelola ke ribuan unit apartemen dan rukan GCM juga dikenakan pertambahan PPN 10 persen.                

Sementara pengacara PPRS GCM yang sah, Erwin Kallo, menegaskan pihaknya siap diaudit terkait pertanggungjawaban pengenaan PPN 10 persen dalam tagihan listrik dan air.

"Kalau memang ada penggelapan pajak, silakan polisi membongkar kasus ini. Tapi, selama ini PPN 10 persen yang dipungut kepada warga selanjutnya disetorkan ke kantor pajak," tegasnya.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Kapolri Resmikan Laboratorium Uji Seragam untuk Tingkatkan Perlindungan

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17

MK Tolak Gugatan UU IKN, Ibu Kota RI Tetap Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00

Menhut Gaungkan Pengakuan Hutan Adat di Markas PBB

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Rupiah Babak Belur, BI Kembali Sebut Kebutuhan Dolar Membludak

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49

Laut dan Manusia Harus Saling Menjaga

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39

Bleng-Blengan Sawah Blora, Cara Lama Petani Usir Tikus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28

Peradilan Berjalan, GMNI Tetap Minta Dibentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16

Menkop dan Wakil Panglima Kompak Kawal Operasional Kopdes

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10

Masa Depan Hotel Mewah dan Pariwisata di Indonesia Tourism Xchange 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01

Selengkapnya