Berita

demo ukraina/net

Rusia Panggil Duta Besarnya untuk Bahas Masalah Ukraina

SENIN, 24 FEBRUARI 2014 | 15:35 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

. Rusia memanggil duta besarnya untuk Ukraina demi membahas dan berkonsultasi tentang situasi yang memburuk di negara pecahan Uni Soviet tersebut.

Seperti dilansir the Moscow Today pada Senin (24/2), panggilan tersebut dilakukan pada Minggu malam setelah sepekan demonstrasi memuncak dan menghasilkan kesepakatan antara pemerintah dan kelompok oposisi yang dimediasi oleh Uni Eropa.

Pemerintah dan kelompok oposisi membentuk kesepakatan pada Jumat (21/2) dengan dimediasi oleh menteri Luar Negeri Prancis, Jerman, dan Polandia. Dalam kesepakatan tersebut, kedua belah pihak wajib untuk menahan diri dari penggunaan kekerasan. Persenjataan ilegal juga harus diserahkan kepada otoritas setempat. Selain itu, demonstran anti pemerintah juga diharuskan membuka blokade jalan dan sejumlah tempat yang telah diduduki sejak beberapa bulan belakangan.


Sebagai imbalan atas mundurnya demonstran tersebut, maka Ukraina akan menggelar pemilihan presiden pada Desember mendatang.

Selain itu, kesepakatan yang diraih juga membuat Presiden Viktor Yanukovych harus menanggalkan jabatannya pada Sabtu (22/2) dan digantikan oleh presiden sementara yang ditunjuk, Oleksandr Turchinov.

Sebagai presiden sementara yang baru ditunjuk Turchinov, seperti dilansir BBC menyebut bahwa Ukraina akan lebih fokus dan mendekatkan diri ke arah integrasi Uni Eropa.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry juga menyebut bahwa A S mendukung kuat hal tersebut.

Selain itu, kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Catherine Ashton dijadwalkan mengunjungi Kiev hari ini untuk mendiskusikan dukungan Uni Eropa atas solusi abadi untuk krisis politik dan untuk menstabilkan situasi ekonomi Ukraina. [ysa]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Izin Dicabut, Toba Pulp Bongkar Dokumen Penghargaan dari Menteri Raja Juli

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:08

Prabowo Hadiri Forum Bisnis dan Investasi di Lancaster House

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:04

Bonjowi Desak KIP Hadirkan Jokowi dan Pratikno

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:57

15 Anggota Fraksi PDIP DPR Dirotasi, Siapa Saja?

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:50

Pramugari Florencia 13 Tahun Jadi Bagian Wings Air

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:35

Inggris Setuju Kerja Sama Bangun 1.500 Kapal Ikan untuk Nelayan RI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:31

Bukan Presiden, Perry Warjiyo Akui yang Usul Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:30

Wakil Kepala Daerah Dipinggirkan Setelah Pilkada

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:22

Konflik Agraria di Kawasan Hutan Tak Bisa Diselesaikan Instan

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:20

Krisis Bukan pada Energi, tapi Tata Kelola yang Kreatif

Rabu, 21 Januari 2026 | 16:54

Selengkapnya