Berita

Rumah Cerdas Bagian Dukungan Rizal Ramli Menjadi Presiden

MINGGU, 23 FEBRUARI 2014 | 19:16 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Rumah Cerdas Dr Rizal Ramli didirikan di Jalan Sunda No 91, Bandung, Jawa Barat (Minggu, 24/2). Pengelola Rumah Cerdas adalah Darwin Jamal.

Di sela peresmian Darwin Jamal menyatakan ada benang merah antara perjuangan para pendiri bangsa seperti Soekarno, Hatta, dan Sjahrir dengan Rumah Cerdas. Para pahlawan itu menjadi orang hebat karena mereka membaca, membaca, dan membaca.

"Apa yang dilakukan bung Rizal Ramli dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sudah dimulai sejak kami masih sama-sama mahasiswa. Saat itu ada 8 juta anak-anak tidak sekolah. Kami mendesak pemerintah agar memberi mereka perhatian dengan sungguh-sungguh. Seperti juga Sjahrir, bung Rizal dan teman-teman di ITB pada 1978 bertekad pendidikan bagi anak-anak harus jalan terus. Itulah sebabnya kami melakukan perlawanan terhadap Soeharto yang kemudian harus ditebus dengan mendekam di penjara," papar Darwin yang bersama teman-temannya di Gerakan Mahasiswa Angkatan 77-78 bergotong-royong membangun Rumah Cerdas.


Pendirian Rumah Cerdas ini disambut bahagia masyarakat. Perwakilan dari Forum Orang Tua Siswa (Fortusis), Dwi Soebawanto menyatakan sangat gembira karena hal ini sejalan dengan program Fortusis.

"Yang kami kagum dari bung Rizal Ramli adalah benar-benar konsisten dengan perjuangannya sejak masih mahasiswa. bung Rizal juga punya jiwa kepemimpinan dan berani berhadapan dengan kekuatan-kekuatan lama," kata Dwi.

"Itulah sebabnya kami tidak akan mundur mendukung Rizal Ramli menjadi presiden. Ini harga mati. Rumah Cerdas ini menjadi bagian dari dukungan kami kepadanya. Di sini anak-anak muda bisa datang belajar untuk bersama-sama mengambil peran dalam perubahan menuju Indonesia yang lebih baik," sambung Dwi.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya